Choiriyah, Miftahul (2026) Analisis Faktor-Faktor Terbentuknya Kebijakan Pengayaan Uranium Iran 2025. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (00. COVER)
cover-1.pdf - Accepted Version Download (609kB) |
|
|
Text (01. BAB I - III)
bab 1-1.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (809kB) | Request a copy |
|
|
Text (02. BAB IV)
bab 4-1.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (03. BAB V)
bab 5-1.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (248kB) | Request a copy |
|
|
Text (04. DAFTAR PUSTAKA)
dafpus-1.pdf - Accepted Version Download (1MB) |
|
|
Text (05. LAMPIRAN)
lampiram.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis terbentuknya Kebijakan Pengayaan Uranium Iran tahun 2025 yang ditandai dengan peningkatan pengayaan hingga 60% dan eskalasi ketegangan internasional pasca-penarikan Amerika Serikat dari JCPOA tahun 2018 . Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana faktor internal dan eksternal memengaruhi pelaksanaan JCPOA serta mendorong pergeseran kebijakan nuklir Iran pada periode 2021–2025. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis interaksi antara dinamika domestik Iran dan tekanan lingkungan strategis internasional dalam membentuk kebijakan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksplanatori serta analisis teori neorealisme, khususnya defensive realism. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen resmi seperti laporan IAEA, kebijakan pemerintah, serta literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal seperti sanksi ekonomi AS, ancaman keamanan regional, dan stagnasi diplomasi menjadi pendorong utama peningkatan kapasitas nuklir Iran. Faktor internal, termasuk ideologi kepemimpinan Ayatollah Ali Khamenei dan struktur politik velayat-e faqih, berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat respons defensif negara. Kesimpulannya, kebijakan pengayaan uranium Iran 2025 merupakan strategi survival dalam sistem internasional yang anarkis, dengan karakter dominan defensive realism disertai elemen offensive terbatas untuk meningkatkan daya tawar strategis.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengayaan Uranium Iran 2025, JCPOA, Neorealisme Defensif, Faktor Internal, Faktor Eksternal, Keamanan Internasional. |
| Subjects: | Political Science > International law Political Science > International Relations Political Science > National Security Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Miftahul Choiriyah |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 04:03 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 04:03 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/13375 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

