ANALISIS KESIAPAN TEKNOLOGI, ORGANISASI, DAN LINGKUNGAN TERHADAP KESIAPAN IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN DISTRIBUSI MESIN DI JABODETABEK

Kalbuadi, Danang (2026) ANALISIS KESIAPAN TEKNOLOGI, ORGANISASI, DAN LINGKUNGAN TERHADAP KESIAPAN IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN DISTRIBUSI MESIN DI JABODETABEK. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
00.Cover.pdf - Accepted Version

Download (311kB)
[thumbnail of BAB I - III] Text (BAB I - III)
01.BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (697kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02.BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (382kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03.BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (90kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
04.BAB Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (81kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05.Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kesiapan perusahaan distribusi mesin skala besar di wilayah Jabodetabek dalam mengimplementasikan Artificial Intelligence (AI) ke dalam strategi pemasaran, serta mengidentifikasi dimensi yang paling dominan berkontribusi dalam membentuk kesiapan tersebut. Penelitian ini menggunakan TOE Framework (Tornatzky dan Fleischer, 1990) dengan tiga variabel bebas, yaitu Kesiapan Teknologi (X1), Kesiapan Organisasi (X2), dan Kesiapan Lingkungan (X3), serta Kesiapan Implementasi AI (Y) sebagai variabel terikat. Instrumen pengukuran diadaptasi dari Badghish dan Soomro (2024) yang terdiri dari 27 item pernyataan skala Likert 1–5, dengan validasi lintas skala yang dikonfirmasi oleh meta-analisis Pinto et al. (2025). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-eksplanatori dan analisis dua tahap, yaitu pra-analisis Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan panel lima pakar untuk menetapkan bobot dimensi TOE, diikuti analisis deskriptif dan regresi linear berganda menggunakan SPSS terhadap 119 responden (melampaui ambang minimum 107 responden; Green, 1991). Hasil AHP menetapkan bobot Kesiapan Teknologi sebesar 40,80%, Kesiapan Organisasi 33,93%, dan Kesiapan Lingkungan 25,26% dengan rasio konsistensi CR = 0,0591. Analisis deskriptif menunjukkan ketiga dimensi berada pada kategori sedang (cukup siap), dengan skor kesiapan terbobot keseluruhan sebesar 3,2772. Hasil regresi menunjukkan ketiga dimensi berkontribusi positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan (F = 83,142; p < 0,05; R² = 0,684), dengan Kesiapan Lingkungan sebagai kontributor terbesar (β = 0,348), diikuti Kesiapan Organisasi (β = 0,295) dan Kesiapan Teknologi (β = 0,251). Temuan ini memberikan peta kesiapan empiris bagi pelaku industri distribusi mesin di Indonesia, sekaligus berkontribusi pada pengembangan TOE Framework dalam konteks perusahaan besar di negara berkembang. Kata Kunci: Kesiapan Implementasi AI, TOE Framework, Kesiapan Teknologi, Kesiapan Organisasi, Kesiapan Lingkungan, Perusahaan Distribusi Mesin, Jabodetabek, AHP, Regresi Linear Berganda

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Kesiapan Implementasi AI, TOE Framework, Kesiapan Teknologi, Kesiapan Organisasi, Kesiapan Lingkungan, Perusahaan Distribusi Mesin, Jabodetabek, AHP, Regresi Linear Berganda
Subjects: Marketing Management (Manajemen Pemasaran) > Digital Marketing (Pemasaran Digital)
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Industri
Depositing User: Danang Kalbuadi
Date Deposited: 09 Sep 2026 09:23
Last Modified: 09 Sep 2026 09:23
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14418

Actions (login required)

View Item View Item