Sugiarto, Bintang Gumilang (2026) Evaluasi Metode Pavement Quality Indicator (PQI) Terhadap Pengujian Core Sample pada Pengendalian Mutu Kepadatan Perkerasan Aspal. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab I - Bab III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (563kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Halaman Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Download (359kB) |
|
|
Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (77kB) | Request a copy |
Abstract
Pengendalian mutu kepadatan perkerasan aspal sangat penting untuk memastikan kualitas dan kinerja perkerasan. Pengujian Core Sample memberikan hasil pengukuran kepadatan secara langsung, tetapi bersifat destruktif, membutuhkan waktu, dan memiliki keterbatasan jumlah titik pengujian. Pavement Quality Indicator (PQI) merupakan metode non-destruktif yang dapat mengukur kepadatan perkerasan secara cepat pada lebih banyak titik. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil pengukuran kepadatan menggunakan PQI dan Core Sample, mengevaluasi hubungan dan perbedaannya, menentukan tingkat kesalahan pengukuran, serta menilai kesesuaian keputusan Quality Control (QC) berdasarkan batas minimum 98% Job Standard Density (JSD). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 50 pasangan data kepadatan pada lapisan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, korelasi Pearson, regresi linear, Paired Sample t-Test, Mean Error (ME), Root Mean Square Error (RMSE), serta evaluasi QC berdasarkan kriteria 98% JSD. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,301 yang menunjukkan hubungan positif yang lemah, dengan R² sebesar 9,06%. Paired Sample t-Test menghasilkan p-value sebesar 0,2588 yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan. Nilai ME sebesar −0,00486 g/cm³, sedangkan RMSE sebesar 0,03017 g/cm³. Berdasarkan kriteria 98% JSD, seluruh 50 hasil Core Sample memenuhi persyaratan, sedangkan PQI mengidentifikasi 3 titik atau 6% sebagai tidak memenuhi. Tingkat kesesuaian keputusan QC kedua metode mencapai 94%, tanpa ditemukan kasus False Accept. Dengan demikian, PQI dapat digunakan sebagai metode screening untuk mengidentifikasi distribusi kepadatan dan zona yang berpotensi kritis, sedangkan Core Sample tetap diperlukan sebagai metode verification untuk menentukan keputusan QC akhir.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pavement Quality Indicator, Core Sample, kepadatan perkerasan aspal, Quality Control, 98% JSD. |
| Subjects: | Civil Engineering > Mechanics of Materials Civil Engineering > Pavements (Perkerasan jalan) Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Sipil |
| Depositing User: | Bintang Gumilang Sugiarto |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 06:49 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 06:49 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14655 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

