Pengembangan Alat Uji Milipore Untuk Mengurangi Ceceran Avtur Menggunakan Metode Pdca (Plan-Do-Check-Action) di AFT Deo Sorong

Bayu Baskoro, Nugroho (2026) Pengembangan Alat Uji Milipore Untuk Mengurangi Ceceran Avtur Menggunakan Metode Pdca (Plan-Do-Check-Action) di AFT Deo Sorong. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00.Cover (12).pdf - Accepted Version

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 1-3] Text (Bab 1-3)
01. Bab I-III (1).pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
02. Bab IV (1).pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of bab 5] Text (bab 5)
03. Bab V (1).pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (275kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (310kB)
[thumbnail of Daftar Lampiran] Text (Daftar Lampiran)
05. Daftar Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (26kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengoptimalkan Mobile Milipore (MOBIPORE) untuk mengurangi ceceran Avtur dan meningkatkan efisiensi waktu pada proses Milipore Test di AFT DEO Sorong. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA). Tahap Plan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting, kebutuhan pengguna, serta akar permasalahan pada penggunaan Milipore Kit konvensional. Tahap Do meliputi perancangan, fabrikasi, dan implementasi prototipe MOBIPORE. Tahap Check dilakukan melalui pengukuran volume ceceran Avtur dan durasi proses pengujian serta analisis perbedaan antara metode konvensional dan MOBIPORE menggunakan Independent t-test. Tahap Act dilakukan melalui penyempurnaan desain, penyusunan Standard Operating Procedure (SOP), dan penyusunan roadmap implementasi sebagai bagian dari continuous improvement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan MOBIPORE mampu menurunkan volume ceceran Avtur dari rata-rata 24,8 mL menjadi 2,04 mL per pengujian, dengan penurunan sebesar 22,76 mL atau 91,77%. Pada aspek waktu, rata-rata durasi Milipore Test menggunakan metode konvensional sebesar 1.481 detik atau 24 menit 41 detik, sedangkan menggunakan MOBIPORE menjadi 470 detik atau 7 menit 50 detik. Dengan demikian, terjadi pengurangan waktu sebesar 1.011 detik atau 16 menit 51 detik, dengan efisiensi waktu sebesar 68,26%. Hasil Independent t-test menghasilkan nilai t hitung sebesar 9,876 untuk volume ceceran dan 6,541 untuk waktu pengujian. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara penggunaan Milipore Kit konvensional dan MOBIPORE. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan MOBIPORE menggunakan pendekatan PDCA mampu meningkatkan efektivitas proses Milipore Test melalui pengurangan volume ceceran Avtur dan durasi pengujian. MOBIPORE menghasilkan sistem kerja yang lebih terintegrasi, praktis, dan mudah dioperasikan dibandingkan Milipore Kit konvensional. Penelitian ini juga menghasilkan rekomendasi penyempurnaan desain, SOP operasional, serta roadmap implementasi yang dapat mendukung penerapan MOBIPORE pada Aviation Fuel Terminal lainnya.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Mobile Milipore, MOBIPORE, PDCA, Milipore Test, Avtur, Fuel Quality Control, Ceceran Avtur, Efisiensi Waktu..
Subjects: Industrial & Manufacturing Engineering > Industrial System Design
Industrial & Manufacturing Engineering > Quality control (Pengendalian mutu / Quality Control)
Knowledge Management > Knowledge Management Models
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Industri
Depositing User: Bayu Baskoro Nugroho
Date Deposited: 22 Sep 2026 07:42
Last Modified: 22 Sep 2026 07:42
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14919

Actions (login required)

View Item View Item