Nur Ilhamsyah, Kukuh (2026) Analisis Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Dengan Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment Determining Control Pada Pengecatan Gedung Apartemen Senayan Residence. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
Kukuh Nur Ilhamsyah_Cover.pdf - Accepted Version Download (431kB) |
|
|
Text (Bab I - Bab III)
Kukuh Nur Ilhamsyah_Bab 1 - Bab 3.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (623kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab IV)
Kukuh Nur Ilhamsyah_Bab IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (957kB) | Request a copy |
|
|
Text (Kesimpulan dan Saran)
Kukuh Nur Ilhamsyah_Kesimpulan dan Saran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (190kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Kukuh Nur Ilhamsyah_Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Download (163kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Kukuh Nur Ilhamsyah_Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (311kB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan jasa kontruksi dapat memberikan kontribusi penting dalam perkembangan dan pertumbuhan ekonomi hampir di seluruh perkotaan yang ditetapkan dalam Undang – Undang RI No. 1Tahun 1970 tentang Kelamatan dan kesehatan Kerja dengan tujuan untuk mencegah dan mengantisipasi terjadi kecelakaan kerja. Berdasarkan data laporan BPJS Ketenagakerjaan, jumlah angka kecelakaan kerja pada tahun 2022 – 2024 terjadi peningkatan, , pada tahun 2020 terjadi sebanyak 221.640 kasus kecelakaan kerja, tahun 2021 kecelakaan kerja meningkat 234.270 kasus, tahun 2022 angka kecelakaan kerja meningkat kembali mencapai 265.33 kasus, pada tahun 2023 jumlah kecelakaan kerja meningkat sebanyak 360.635 kasus, dan pada tahun 2024 jumlah kecelakaan kerja semakin meningkat sebanyak 462.241 kasus. Proyek kontruksi merupakan suatu bidang yang dinamis dan mengandung risiko terutama pada proyek pembangunan gedung bertingkat tinggi, pekerjaan di tempat ketinggian adalah salah satu pekerjaan yang memiliki risiko yang tinggi untuk pekerjaannya. Dalam menentukan manajemen risiko K3, terdapat beberapa pendekatan yang dapat dilakukan, salah satunya HIRADC (Hazard identification, Risk assessment and Determining Control). HIRADC merupakan bagian dari manajemen risiko yang menentukan arah penerapakan K3 dalam perusahaan dan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dalam OHSAS 18001:2007. Tujuan HIRADC untuk mengetahui apa saja potensi risiko yang ada dalam sebuah kegiatan dan bagaiamana cara efektif untuk mengelolanya. PT Dwi Prakasatama Jaya sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengecatan gedung tinggi telah menyediakan sistem K3 dan alat pelindung diri, namun masih ditemukan potensi kejadian near accident akibat kurangnya kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan kerja. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi bahaya dan pengendalian risiko secara sistematis untuk meninmalkan potensi kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menentukan tingkat risiko, serta merekomendasikan upaya pengendalian risiko pada proses pengecatan Gedung Apartemen Senayan Residence oleh PT Dwi Prakasatama Jaya menggunakan metode HIRADC (Hazard identification, Risk assessment and Determining Control). Penelitian menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, kuisioner, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi bahaya pada setiap tahapan pekerjaan pengecatan gedung, meliputi risiko jatuh dari ketinggian, tertimpa material, gangguan ergonomi, serta paparan bahan kimia. Hasil penelitian tingkat risiko, ditemukan 22 jenis risiko dengan tingkat risiko diklasifikasikan menjadi risiko rendah, sedang, hingga ekstrim berdasarkan tingkat kemungkinan dan tingkat keparahan. Upaya pengendalian risiko dilakukan berdasarkan hierarki pengendalian yang meliputi eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) serta terdapat rekomendasi pengendalian risiko. Penerapan metode HIRADC diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penerapan K3, mengurangi angka kecelakaan kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Kata kunci: K3, HIRADC (Hazard identification, Risk assessment and Determining Control), identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko,
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | K3, HIRADC (Hazard identification, Risk assessment and Determining Control), identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, |
| Subjects: | Industrial & Manufacturing Engineering > Industrial safety (Keselamatan dan Kesehatan Kerja / K3 di industri) Industrial & Manufacturing Engineering Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Kukuh Nur Ilhamsyah |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 02:59 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 02:59 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/15117 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

