Azmi, Alifian (2019) IMPLEMENTASI METODE CLUSTERING DENGAN ALGORITMA K-MEANS DAN K-MEDOIDS UNTUK MEMETAKAN POTENSI PRODUKSI PADI DAN PALAWIJA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA BARAT. Tugas Akhir (S1) - thesis, UNIVERSITAS BAKRIE.
Preview |
Text (Cover)
00. Cover.pdf - Submitted Version Download (1MB) | Preview |
Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
Preview |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (213kB) | Preview |
Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Pada metode cluster non-hirarki terdapat beberapa algoritma clustering data, di antaranya adalah metode K-Means dan metode K-Medoids. Pada proses pengelompokkan (clustering), dalam metode K-Means suatu objek hanya akan menjadi anggota satu cluster dengan menghitung rata-rata dari sedangkan pada metode K-Medoids suatu objek hanya akan menjadi anggota satu cluster dengan mengambil sampel acak dari suatu objek. Algoritma K-Medoids digunakkan karena pada metode K-Medoids kemungkinan kegagalan untuk konvergen lebih kecil dibandingkan metode K-means. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan metode K-Means dan metode K-Medoids (PAM) secara teoritis serta mengetahui aplikasinya. Langkah awal dalam penelitian ini adalah membandingkan antara metode K-Means dan metode K-Medoids secara teoritis kemudian mengaplikasikannya pada data Palawija BPS Jawa Barat. Dan pada akhir penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa K-Means dan K-Medoids (PAM) merupakan metode clustering data yang di golongkan sebagai metode pengklasifikasian yang bersifat unsupervised (tanpa arahan). Pengalokasian ulang data ke dalam masing-masing cluster, metode K-Means menggunakan metode pengalokasian yang bersifat mencari rata-rata(means). Sedangkan untuk metode K-Medoids mengelompokkan data dengan menggunakan clustering bersifat tegas (hard) yang memungkinkan kegagalan untuk konvergen lebih kecil dibandingkan metode K-means. Dengan pendekatan pengklasteran K-Means dan K-Medoids, peneliti berupaya melakukan pembagian kelompok daerah dapat dilakukan berdasarkan kabupaten/kota, luas panen (Ha), produksi(ton) dan tahun panen. Pada penelitian ini dilakukan pengklasteran daerah potensial penghasil palawija menggunakan algoritma K-Means dan K-Medoids.
Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Data Mining, Pengelompokkan, Algoritma K-Means, Algoritma K-Medoids |
Subjects: | Computer Science > Information analysis Thesis > Thesis (S1) |
Divisions: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Informatika |
Depositing User: | Alifian Azmi |
Date Deposited: | 11 Feb 2020 07:11 |
Last Modified: | 11 Feb 2020 07:11 |
URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/3226 |
Actions (login required)
View Item |