Analisis Resepsi Khalayak Konsumen terhadap Kampanye Komunikasi Lingkungan ‘Diet Kantong Plastik’ (laporan Penelitian)

Putri, Dianingtyas Murtanti and Agustini, Prima Mulyasari (2019) Analisis Resepsi Khalayak Konsumen terhadap Kampanye Komunikasi Lingkungan ‘Diet Kantong Plastik’ (laporan Penelitian). Universitas Bakrie, Jakarta. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
001. LAPORAN LPP-DP-FINAL2019.pdf - Draft Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sebagai upaya untuk konservasi alam, pelestarian lingkungan, konsumsi berkelanjutan, dan meminimalkan dampak perubahan iklim, maka mengurangi limbah plastik sangat dibutuhkan. Sayangnya, sejauh ini upaya ini belum membuahkan hasil yang maksimal, meskipun kampanye 'diet kantong plastik' semakin intensif. Penelitian ini akan menganalisis bagaimana penerimaan (resepsi) khalayak konsumen terhadap kampanye 'diet kantong plastik', dan alasan mengapa konsumen/ pembeli mengabaikan atau bahkan tidak peduli dengan kampanye tersebut. Menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD), penelitian ini akan berdiskusi dengan dua kelompok pembeli/ pembelanja yang berbeda, yaitu pembeli reguler (Regular Shopper) dan pembeli non-reguler (Non-Regular Shopper). Diskusi dibagi menjadi lima topik. Pertama, resepsi terhadap pesan-pesan kampanye lingkungan 'diet kantong plastik'. Kedua, kebiasaan menggunakan tas belanja plastik. Ketiga, kesadaran untuk menghindari penggunaan tas belanja plastik. Keempat, kesadaran dan pengetahuan tentang kerusakan lingkungan akibat limbah plastik. Kelima, hambatan dan potensi untuk mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan. Hasil menunjukkan beberapa alasan mengapa konsumen cenderung mengabaikan kampanye diet tas plastik dan terus menggunakan tas belanja plastik. Pertama, alasan fungsional. Konsumen mendapat manfaat dari mengumpulkan tas belanja plastik karena dapat digunakan untuk keperluan lain. Kedua, alasan sosial. Dengan membawa tas belanja dari merek supermarket terkenal, konsumen merasa bangga karena mereka mendapatkan pengakuan sosial, meningkatkan 'kelas' di lingkungan sosial, dan membangun identitas modern yang melekat pada citra diri mereka. Ketiga, alasan budaya. Konsumen menganggap membawa tas belanjaan mereka dari rumah sebagai kemunduran zaman, kuno, menyusahkan, tidak praktis, dan merusak 'gaya' mereka. Keempat, alasan struktural. Berbagai pihak yang berkontribusi atau terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam membentuk perilaku menggunakan tas belanja plastik (seperti supermarket dan pusat perbelanjaan) tidak sepenuh hati mengadopsi pola pikir dan menerapkan sistem terintegrasi yang dapat mengkondisikan konsumen untuk secara alami beralih ke gaya hidup belanja ramah lingkungan. Penelitian ini penting karena dapat menjadi referensi iii yang berguna, tidak hanya bagi penggiat kampanye atau produsen pesan kampanye dalam mengevaluasi resepsi khalayak dan dampak kampanye, tetapi juga dapat berkontribusi dalam pengembangan teori-teori resepsi atau penerimaan khalayak konsumen terhadap kampanye-kampanye sosial, terutama dalam konteks komunikasi lingkungan. Di samping itu, hasil penelitian ini juga dapat bermanfaat sebagai materi pengajaran untuk matakuliahmatakuliah di Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie terkait Komunikasi Pemasaran Sosial, Perilaku Konsumen, Studi Media dan Budaya, Metode Penelitian Sosial Kualitatif, Etika Periklanan dan Hak-hak Konsumen, Tanggung Jawab Sosial Korporat dan Relasi Komunitas, Strategi Public Relations Pemasaran, Komunikasi Massa, Audit Komunikasi, dan Riset Media Massa.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: resepsi khalayak, komunikasi lingkungan, kelestarian lingkungan, tas belanja plastik, gaya hidup ramah lingkungan
Subjects: Customer Behavior
Environmental Science and Technology > Environmental Pollution
Science Paper > Research Report
Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengembangan
Depositing User: Ahmad Yani
Date Deposited: 18 Aug 2020 01:37
Last Modified: 18 Aug 2020 01:37
URI: http://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/3531

Actions (login required)

View Item View Item