STRATEGI PENINGKATAN VOLUME PERDAGANGAN INTERNASIONAL INDONESIA MELALUI PERJANJIAN ASEAN FREE TRADE AREA (AFTA): STUDI KASUS EKSPOR KOPI KE MALAYSIA TAHUN 2022

Nuramalina, Julia Batrisiya (2025) STRATEGI PENINGKATAN VOLUME PERDAGANGAN INTERNASIONAL INDONESIA MELALUI PERJANJIAN ASEAN FREE TRADE AREA (AFTA): STUDI KASUS EKSPOR KOPI KE MALAYSIA TAHUN 2022. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00 Cover.pdf - Accepted Version

Download (445kB)
[thumbnail of BAB I-III] Text (BAB I-III)
01 BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (949kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02 BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (380kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03 BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (164kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
04 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version

Download (251kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05 Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (186kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas strategi peningkatan volume perdagangan internasional Indonesia melalui perjanjian ASEAN Free Trade Area (AFTA), dengan fokus pada ekspor kopi ke Malaysia tahun 2022. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas skema Common Effective Preferential Tariff (CEPT) dalam meningkatkan ekspor kopi serta mengidentifikasi hambatan yang masih dihadapi. Pendekatan teori liberalisme dan diplomasi ekonomi digunakan untuk memahami dinamika perdagangan internasional dan peran kerja sama bilateral. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemangku kepentingan serta analisis dokumen dan data perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun skema CEPT telah menurunkan tarif ekspor, hambatan non-tarif seperti regulasi ekspor yang ketat, standar kualitas tinggi, dan permasalahan logistik masih menjadi tantangan utama. Meskipun nilai ekspor kopi ke Malaysia meningkat, volume ekspor justru mengalami penurunan. Oleh karena itu, strategi perdagangan Indonesia perlu mencakup peningkatan kualitas produk, optimalisasi regulasi ekspor, dan penguatan kerja sama bilateral. Dengan pendekatan yang lebih komprehensif, Indonesia dapat meningkatkan daya saing kopi di pasar internasional dan memperkuat posisinya sebagai eksportir kopi utama di kawasan ASEAN.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Ekpor, Kopi, AFTA, CEPT, 2022
Subjects: Political Science > International Relations
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Politik
Depositing User: Julia Batrisiya Nuramalina
Date Deposited: 17 Mar 2025 04:44
Last Modified: 17 Mar 2025 04:44
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/11544

Actions (login required)

View Item View Item