Analisis Peran UNHCR dalam Menangani Pengungsi Rohingya di Indonesia: Studi Kasus Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh Tahun 2019-2023

Faatin, Rifda Afifah (2025) Analisis Peran UNHCR dalam Menangani Pengungsi Rohingya di Indonesia: Studi Kasus Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh Tahun 2019-2023. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
Cover.pdf - Accepted Version

Download (460kB)
[thumbnail of (BAB I - III)] Text ((BAB I - III))
(BAB I - III).pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (682kB) | Request a copy
[thumbnail of (BAB IV)] Text ((BAB IV))
(BAB IV).pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (640kB) | Request a copy
[thumbnail of (BAB V)] Text ((BAB V))
(BAB V).pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (170kB) | Request a copy
[thumbnail of (Daftar Pustaka)] Text ((Daftar Pustaka))
(Daftar Pustaka).pdf - Accepted Version

Download (356kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05 LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (81kB) | Request a copy

Abstract

Krisis kemanusiaan yang dialami etnis Rohingya menjadi isu global yang membutuhkan perhatian serius, termasuk Indonesia sebagai salah satu negara tujuan transit. Penelitian ini menganalisis peran United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dalam menangani pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh pada periode 2019-2023 dengan menggunakan teori konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui analisis dokumen, laporan resmi, dan literatur akademik terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran UNHCR diwujudkan melalui tiga aspek utama, yakni registrasi dan penetapan status pengungsi, penyediaan bantuan dan perlindungan dasar, serta pencarian solusi jangka panjang. Dalam perspektif konstruktivisme, peran tersebut tidak hanya teknis, melainkan dipengaruhi oleh norma kemanusiaan internasional yang menekankan perlindungan pengungsi tanpa diskriminasi. Sebagai aktor internasional, UNHCR membangun identitasnya melalui mandat perlindungan global, sekaligus mendorong implementasi norma-norma tersebut pada tingkat nasional maupun lokal melalui kerja sama dengan pemerintah dan lembaga lokal di Aceh. Berdasarkan penelitian ini juga menemukan adanya tantangan yang cukup besar, seperti keterbatasan instrumen hukum nasional, adanya resistensi dari sebagaian masyarakat lokal, serta keterbatasan dalam hal pendanaan. Oleh karena itu, efektivitas penanganan krisis Rohingya di Aceh pada akhirnya ditentukan oleh sejauh mana terjalin kerja sama yang harmonis antara aktor internasional, pemerintah, dan masyarakat lokal.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: UNHCR, pengungsi Rohingya, Aceh, norma internasional
Subjects: Social Sciences
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Politik
Depositing User: Rifda Afifah Faatin
Date Deposited: 19 Aug 2025 07:51
Last Modified: 19 Aug 2025 07:51
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/11838

Actions (login required)

View Item View Item