Studi Komparatif Kinerja Suricata dan Snort untuk Pemantauan Lalu Lintas dan Keamanan Jaringan Universitas Bakrie

Anshor, Muhammad (2026) Studi Komparatif Kinerja Suricata dan Snort untuk Pemantauan Lalu Lintas dan Keamanan Jaringan Universitas Bakrie. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
COVER.pdf - Accepted Version

Download (275kB)
[thumbnail of BAB 1 - 3] Text (BAB 1 - 3)
BAB I - III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (566kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (388kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (184kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pusaka] Text (Daftar Pusaka)
DAFTAR PUSAKA.pdf - Accepted Version

Download (184kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (567kB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan teknologi informasi meningkatkan risiko ancaman serangan siber seperti Botnet dan Denial of Service (DoS), yang dapat mengganggu layanan akademik. Saat ini, Biro Teknologi Informasi (BTI) Universitas Bakrie belum memiliki sistem Intrusion Detection System (IDS) yang terintegrasi, sehingga penanganan ancaman masih bersifat reaktif. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji perbandingan kinerja antara dua perangkat lunak IDS open-source populer, yaitu Suricata dan Snort, guna memberikan rekomendasi sistem yang paling sesuai untuk lingkungan kampus. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan simulasi pada lingkungan virtual menggunakan VirtualBox. Parameter pengujian meliputi akurasi deteksi, efisiensi penggunaan sumber daya (CPU dan RAM), serta latensi waktu deteksi terhadap serangan Port Scanning dan DoS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suricata memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan Snort. Berkat arsitektur multi-threading, Suricata mampu mendistribusikan beban pemrosesan secara merata dengan penggunaan CPU aplikasi mencapai 44,6% saat serangan padat, sementara Snort mengalami bottleneck pada satu inti prosesor (penggunaan CPU aplikasi hanya 1,3%). Suricata juga mencatatkan latensi deteksi yang sangat rendah (< 1 ms) dibandingkan Snort (~100 ms). Dari sisi fungsionalitas, format log EVE JSON pada Suricata memberikan data forensik yang lebih detail dan modern dibandingkan log berbasis teks pada Snort.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Subjects: Computer Science > Computer Networking
Education > History of education
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Sistem Informasi
Depositing User: Muhammad Anshor
Date Deposited: 18 Feb 2026 07:02
Last Modified: 18 Feb 2026 07:02
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/13033

Actions (login required)

View Item View Item