Armelia, Tya (2026) Analisis Spasial Daerah Penularan Tuberkulosis Menggunakan Kernel Density Estimation Dan Multi Ring Buffer Di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version Download (400kB) |
|
|
Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (742kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (560kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Download (221kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (188kB) | Request a copy |
|
|
Text (Lampiran)
05. LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (475kB) | Request a copy |
Abstract
Tuberkulosis (TB) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius, khususnya di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sebaran, konsentrasi spasial, serta cakupan populasi yang berpotensi terdampak kasus TB menggunakan pendekatan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan meliputi Kernel Density Estimation (KDE), Multi Ring Buffer, dan Zonal Statistics yang diolah menggunakan Quantum Geographic Information System (QGIS) versi 3.34.6. Data penelitian berupa 254 kasus TB yang tercatat pada empat kelurahan di Kecamatan Johar Baru selama periode Januari hingga Agustus 2025 serta data kepadatan penduduk dalam format raster. Analisis KDE dengan variasi radius 100 meter, 200 meter, dan 300 meter mengidentifikasi Kelurahan Kampung Rawa sebagai hotspot utama yang konsisten pada seluruh variasi radius, diikuti oleh Kelurahan Tanah Tinggi. Analisis Multi Ring Buffer terintegrasi dengan Zonal Statistics menunjukkan bahwa dari 254 kasus teridentifikasi, terdapat 60.868 jiwa dalam zona berisiko radius 100 meter, 87.884 jiwa dalam radius 200 meter, dan 106.149 jiwa dalam radius 300 meter. Temuan ini mengindikasikan bahwa sejumlah kecil kasus TB berpotensi berdampak pada puluhan hingga ratusan ribu penduduk dalam kawasan permukiman padat, yang menunjukkan pentingnya pendekatan epidemiologi berbasis geospasial untuk estimasi populasi berisiko dan perencanaan intervensi pengendalian TB yang lebih efektif.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Spasial, Kernel Density Estimation, Multi Ring Buffer, QGIS, Tuberkulosis |
| Subjects: | Geography. Anthropology. Recreation > GA Mathematical geography. Cartography Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Sistem Informasi |
| Depositing User: | Tya Armelia |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 06:48 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 06:48 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/13053 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

