Optimalisasi Penggunaan Koagulan Untuk Menurunkan Total Suspended Solid Dan Kromium Heksavalen (Cr 6+) Pada Air Limbah Pertambangan Nikel Di PT X

Bangun Pribadi, Rizqi khiyarohman (2026) Optimalisasi Penggunaan Koagulan Untuk Menurunkan Total Suspended Solid Dan Kromium Heksavalen (Cr 6+) Pada Air Limbah Pertambangan Nikel Di PT X. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00.Cover.pdf - Accepted Version

Download (412kB)
[thumbnail of BAB 1 - III] Text (BAB 1 - III)
01.BAB I - III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (604kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02.BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (828kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03.BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (222kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB Daftar Pustaka] Text (BAB Daftar Pustaka)
04.BAB Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (209kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan pertambangan nikel menghasilkan air limbah limpasan yang mengandung Total Suspended Solid (TSS) dan kromium heksavalen (Cr⁶⁺) yang berpotensi mencemari lingkungan. PT X, sebagai produsen nikel di Indonesia, memproduksi bijih nikel yang berperan penting dalam bahan elektronik dan battery kendaraan listrik. Namun, proses produksinya dalam penambangan berpotensi merusak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pH dan dosis koagulan optimum serta membandingkan kinerja koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC), Fero sulfat (FeSO₄), dan Aluminium sulfat (Al₂(SO₄)₃) dalam menurunkan kadar TSS dan Cr⁶⁺ pada air limbah limpasan tambang nikel di PT X. Metode yang digunakan adalah koagulasi–flokulasi melalui uji jar test dengan variasi pH 5–8 dan dosis koagulan 8–20 mg/L, serta penambahan flokulan poliakrilamida (PAM) sebesar 8 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH optimum masing-masing koagulan adalah pH 6 untuk PAC, pH 7 untuk Fero, dan pH 8 untuk Alum, dengan dosis optimum 8 mg/L untuk PAC dan Alum serta 16 mg/L untuk Fero. Koagulan Fero sulfat memberikan efisiensi tertinggi dalam menurunkan Cr⁶⁺ hingga 98,33% melalui mekanisme reduksi, sedangkan PAC dan Aluminium sulfat lebih efektif dalam menurunkan TSS dengan efisiensi di atas 95%. Kesimpulan dari penelitian ini pemilihan koagulan yang tepat berdasarkan parameter pencemar utama terbukti meningkatkan efektivitas pengolahan air limbah tambang nikel.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Air Limbah Tambang Nikel, Cr⁶⁺, Koagulasi–Flokulasi, Jar Test, TSS
Subjects: Environmental Science and Technology
Environmental Science and Technology > Water -- Pollution (Pencemaran air)
Environmental Science and Technology > Water Treatment and Conditioning
Thesis > Thesis (S1)
Depositing User: Rizqi Khiyarohman
Date Deposited: 30 Jun 2026 10:05
Last Modified: 30 Jun 2026 10:05
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/13777

Actions (login required)

View Item View Item