Analisis Resepsi Khalayak Terhadap Film Dokumenter Dirty Vote (Studi Terhadap Opini Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie)

Natanael, Zefanya Peter (2026) Analisis Resepsi Khalayak Terhadap Film Dokumenter Dirty Vote (Studi Terhadap Opini Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie). Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version

Download (506kB)
[thumbnail of BAB I-III] Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (444kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (517kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (234kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
04. BAB Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (212kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05 LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (81kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana khalayak memaknai pesan dalam film dokumenter Dirty Vote dengan menggunakan pendekatan analisis resepsi Stuart Hall. Fokus penelitian diarahkan pada opini mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie sebagai representasi kelompok muda yang kritis terhadap isu demokrasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD) sebagai alat utama pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga kategori pemaknaan sesuai dengan kerangka Stuart Hall: dominant, negotiated, dan oppositional. Pada posisi dominant, sebagian informan menerima secara penuh pesan film bahwa praktik kecurangan pemilu merupakan ancaman serius bagi demokrasi. Pada posisi negotiated, informan menyeleksi pesan film dan menafsirkannya dengan menyesuaikannya pada pengalaman pribadi, konteks sosial, serta preferensi politik masing-masing. Sementara pada posisi oppositional, informan menolak pesan film yang dianggap provokatif dan cenderung menggiring opini negatif terhadap kontestan politik tertentu. Temuan tersebut menegaskan bahwa khalayak bersifat aktif dalam proses decoding pesan media. Pemaknaan yang berbeda-beda muncul karena masing-masing individu dipengaruhi oleh latar belakang sosial, ideologi, pengalaman, dan tingkat literasi politik yang dimiliki. Dengan demikian, Dirty Vote tidak diterima secara tunggal oleh penonton, melainkan dimaknai secara beragam sesuai posisi sosial dan kerangka berpikir masing-masing.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Resepsi khalayak, film dokumenter, Stuart Hall, Dirty Vote
Subjects: Communication Science > Documentary films / Documentary mass media (Film dokumenter/Media dokumenter)
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Zefanya Peter Natanael
Date Deposited: 16 Jul 2026 01:37
Last Modified: 16 Jul 2026 01:37
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/13779

Actions (login required)

View Item View Item