Fenomena “Flash sale ” Shopee Terhadap Gaya Hidup Masyarakat di Jakarta

Pangesty, Wiyanie Putri (2026) Fenomena “Flash sale ” Shopee Terhadap Gaya Hidup Masyarakat di Jakarta. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00. cover.pdf - Accepted Version

Download (706kB)
[thumbnail of Bab I-III] Text (Bab I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (847kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (545kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (198kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
04. BAB Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (339kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (706kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik konsumsi, motivasi konsumen, serta perubahan gaya hidup masyarakat Jakarta dalam mengikuti program flash sale Shopee melalui perspektif dromologi Paul Virilio. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas enam pengguna aktif Shopee yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman mengikuti flash sale dan kategori Member Loyalty Platinum, Gold, dan Silver. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua kecenderungan praktik konsumsi, yaitu konsumsi impulsif-ritualistik dan konsumsi selektif-instrumental. Keikutsertaan konsumen dalam flash sale didorong oleh motivasi ekonomi berupa harga murah dan diskon, motivasi psikologis berupa rasa penasaran, kesenangan, dan kepuasan, serta motivasi sosial-teknologis berupa notifikasi aplikasi, media sosial, keterbatasan stok, dan tekanan waktu. FOMO muncul dalam bentuk ketakutan kehilangan produk, harga murah, tren, dan kesempatan memenangkan kompetisi waktu. Flash sale juga mengubah gaya hidup konsumen dalam aspek pengelolaan waktu, keuangan, kebiasaan digital, dan interaksi sosial. Dalam perspektif dromologi, kecepatan berfungsi sebagai kekuasaan yang mengatur ritme konsumsi. Kondisi ini melahirkan kecelakaan integral berupa berkurangnya ruang refleksi, pembelian di luar kebutuhan, gangguan anggaran, perubahan rutinitas, serta tekanan emosional. Dengan demikian, flash sale tidak hanya menjadi strategi promosi, tetapi juga membentuk sistem konsumsi digital berbasis percepatan.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Dromologi, Flash Sale, FOMO, Gaya Hidup, Perilaku Konsumtif, Shopee
Subjects: Marketing Management (Manajemen Pemasaran) > Branding (Marketing)
Marketing Management (Manajemen Pemasaran) > Customer Relations Management (CRM)
Thesis > Thesis (S2)
Marketing Management (Manajemen Pemasaran) > Digital Marketing (Pemasaran Digital)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Magister Ilmu Komunikasi
Depositing User: Wiyanie Putri Pangesty
Date Deposited: 20 Aug 2026 02:40
Last Modified: 20 Aug 2026 02:40
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/13976

Actions (login required)

View Item View Item