Hungan, Lady Aurelia Laurentzka (2026) PENGALAMAN JAJAN: EKSPLORASI PERILAKU PEMBELIAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI PADA KONSUMEN DI JAKARTA. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (COVER)
00 COVER.pdf - Accepted Version Download (804kB) |
|
|
Text (BAB I-III)
01 BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02 BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03 BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (543kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Download (586kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
05 LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Aktivitas jajan fast food telah menjadi bagian dari kehidupan urban Jakarta yang berkaitan dengan mobilitas, keterbatasan waktu, akses makanan, serta pengalaman subjektif konsumen. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman dan makna jajan fast food pada konsumen dalam konteks urban Jakarta. Penelitian menggunakan paradigma interpretif dan pendekatan fenomenologi sosiologis Alfred Schutz. Informan penelitian terdiri atas enam konsumen berusia 20-31 tahun yang berdomisili atau menjalani aktivitas rutin di Jakarta serta satu praktisi fast food sebagai sumber triangulasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, Focus Group Discussion (FGD), dan studi pustaka. Data dianalisis secara induktif melalui proses memahami data, melakukan pengkodean, membentuk tema, serta menginterpretasikan esensi dan makna pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman jajan fast food bersifat situasional, fleksibel, adaptif, dan berlapis. Situasi tindakan informan mencakup rasa lapar, kelelahan, aktivitas padat, keterbatasan waktu, craving, akses gerai, paparan promosi, dan ajakan sosial. Because motive terbentuk dari rutinitas, kebiasaan konsumsi, riwayat selera, pengalaman konsumsi sebelumnya, pengetahuan mengenai produk, dan pengalaman relasional. Sementara itu, in-orderto motive mengarah pada tujuan memperoleh makanan secara cepat, mendapatkan kepastian atau kebaruan rasa, mengelola kondisi diri, menikmati kebersamaan, serta memperoleh nilai pembelian yang sesuai.Makna jajan fast food bergerak dari fungsi praktis menuju pengalaman sensorik, emosional, personal, dan relasional. Pada keenam informan, fast food lebih banyak dimaknai sebagai jajanan yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari daripada sebagai simbol modernitas atau status yang diarahkan kepada pandangan orang lain, meskipun temuan ini tidak menunjukkan hilangnya makna gaya hidup secara umum. Ritualitas, self-reward, pelepasan tekanan secara subjektif, serta eksplorasi dan penciptaan rasa memperlihatkan bahwa kedalaman makna tidak selalu ditentukan oleh frekuensi konsumsi. Promosi, media digital, dan lingkungan konsumsi berperan sebagai pemicu atau penguat yang tetap diseleksi oleh konsumen, sedangkan perspektif praktisi memperkuat pentingnya sistem layanan dalam mendukung pengalaman tersebut. Esensi pengalaman jajan fast food terletak pada praktik konsumsi adaptif yang membantu konsumen menegosiasikan waktu, tubuh, rasa, emosi, diri, dan hubungan sosial dalam kehidupan urban.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengalaman Konsumsi, Jajan Fast food, Perilaku Konsumen, Fenomenologi Alfred Schutz, Kehidupan Urban, Jakarta. |
| Subjects: | Customer Behavior Communication Science > Marketing Communications Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Lady Aurelia Laurentzka Hungan |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 01:30 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 01:30 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14090 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

