PRAKTIK PUBLIC SPHERE DALAM TALK SHOW TELEVISI (Studi pada Program Talk Show “Lunch Talk” BeritaSatu News Channel)

Ayu, Ratna Swastia (2016) PRAKTIK PUBLIC SPHERE DALAM TALK SHOW TELEVISI (Studi pada Program Talk Show “Lunch Talk” BeritaSatu News Channel). Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version

Download (283kB)
[thumbnail of BAB I-III] Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB Daftar Pustaka] Text (BAB Daftar Pustaka)
04. BAB Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Program talk show Lunch Talk BeritaSatu News Channel diklaim menjadi program yang dibuat dengan tujuan memberikan ruang untuk suara rakyat. Talk show memang diharapkan bisa menjadi sebuah forum publik karena sejak awal kehadirannya, disebut-sebut sebagai ruang untuk mendiskusikan isu-isu publik. Namun, ketika program ini menjadi sebuah bagian dari produk media massa, kehadiran ruang publik atau public sphere dipertanyakan, bagaimana program Lunch Talk mengakomodasi konsep public sphere dalam tayangannya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Konsep yang digunakan untuk menganalisis data adalah konsep public sphere Habermas, beserta teori penyempurna dari pengkritiknya. Data dan informasi diperoleh dari wawancara dengan tim produksi, pengamatan proses produksi dan dokumen tayangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lunch Talk tidak menerapkan konsep public sphere seperti yang dicita-citakan Habermas dan pengkritiknya. Dari empat kategori yang dikelompokkan dalam konsep public sphere, yaitu isu, partisipan, bentuk partisipasi, serta solusi permasalahan, program ini terlihat menjadi suatu komoditas, seolah-olah mengakomodasi public sphere dalam tayangannya.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: televisi, talk show, public sphere, komoditas
Subjects: Communication Science > Communication -- Methodology (Metodologi penelitian komunikasi)
Communication Science > Public Relations -- Indonesia (Humas di Indonesia)
Communication Science > Mass Media (Media massa)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Irfan Saleh
Date Deposited: 02 Sep 2026 09:23
Last Modified: 02 Sep 2026 09:23
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14181

Actions (login required)

View Item View Item