Irwansyah, Muhammad Afra (2026) Analisis Dampak Kebijakan Pajak Karbon Terhadap Kinerja Saham di Sektor Batu Bara Indonesia dengan Studi Peristiwa. Tesis (S2) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (COVER)
00. COVER.pdf - Accepted Version Download (310kB) |
|
|
Text (BAB I - III)
01. BAB I - III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (758kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (173kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Download (181kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
05. LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perubahan iklim telah menjadi tantangan global yang mendorong berbagai negara menerapkan kebijakan ekonomi rendah karbon. Melalui Paris Agreement, Indonesia berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca dan mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat. Salah satu bentuk implementasi komitmen tersebut adalah penerapan kebijakan pajak karbon, khususnya pada perusahaan sektor batu bara sebagai industri dengan intensitas emisi yang tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan abnormal return atau cumulative abnormal return yang signifikan pada saham perusahaan sektor batu bara di sekitar tanggal pengumuman kebijakan pajak karbon di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode event study terhadap empat peristiwa kebijakan, yaitu pengumuman Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021, Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2021, Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2022, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14 Tahun 2023. Sampel penelitian dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kapitalisasi pasar terbesar sehingga diperoleh tujuh perusahaan sektor batu bara. Penelitian menggunakan estimation window selama 110 hari perdagangan (H-120 hingga H-11) dan event window selama 11 hari perdagangan (H-5 hingga H+5). Reaksi pasar dianalisis melalui abnormal return (AR) dan cumulative abnormal return (CAR) yang diuji menggunakan one-sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengumuman UU Nomor 7 Tahun 2021 dan PP Nomor 98 Tahun 2021 menghasilkan CAR yang signifikan, tetapi tidak menghasilkan AR yang signifikan. Sebaliknya, pengumuman PP Nomor 50 Tahun 2022 tidak menghasilkan AR maupun CAR yang signifikan. Sementara itu, pengumuman POJK Nomor 14 Tahun 2023 menghasilkan CAR yang signifikan, tetapi tidak menghasilkan AR yang signifikan. Dengan demikian, hipotesis utama penelitian diterima secara parsial. Temuan ini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia cenderung merespons kebijakan karbon secara bertahap sehingga dampaknya lebih tercermin pada akumulasi return dibandingkan pada return harian.
| Item Type: | Thesis (Tesis (S2) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Event Study, Pajak Karbon, Abnormal Return, Cumulative Abnormal Return, Market Model, Sektor Batu Bara |
| Subjects: | Finance > Finance Management Finance > Investment > Government securities Finance > Investment > Investment trusts Thesis > Thesis (S2) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Magister Management |
| Depositing User: | Muhammad Afra Irwansyah |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 06:39 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 06:39 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14459 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

