Rusdi, Jihan Sarmitha (2026) Analisis Resepsi Pendengar Perempuan Terhadap Konflik Batin Dalam Lagu "Si Paling Mahir" Karya Raisa. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00.Cover.pdf - Accepted Version Download (820kB) |
|
|
Text (BAB I-III)
01.BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02.BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (807kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03.BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (443kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04.Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Download (408kB) |
|
|
Text (Lampiran)
05.Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beragamnya pemaknaan pendengar perempuan terhadap konflik batin dalam lagu “Si Paling Mahir” karya Raisa. Subjek perempuan dipilih secara khusus karena mereka memiliki kerentanan yang khas terhadap konflik batin, yang berakar dari tuntutan peran ganda dan ekspektasi gender kultural untuk selalu mengayomi sekaligus menahan emosi negatif. Konflik ini merepresentasikan pertentangan antara kebutuhan emosional dan tuntutan sosial untuk tetap kuat. Penelitian ini bertujuan menganalisis resepsi pendengar perempuan berdasarkan posisi dominant-hegemonic, negotiated, dan oppositional dari teori Stuart Hall. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis resepsi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan enam pendengar perempuan. Hasil penelitian menunjukkan pemaknaan yang tidak seragam. Informan pada posisi dominant-hegemonic menerima pesan lagu sebagai realitas hidup mereka. Informan di posisi negotiated menerima pesan tersebut namun menetapkan batasan hak untuk meminta bantuan. Sementara itu, informan pada posisi oppositional menolak dan mengkritisi normalisasi keharusan menyembunyikan emosi. Perbedaan ini dipengaruhi oleh frame of knowledge seperti pengalaman hidup, budaya, dan lingkungan sosial. Triangulasi ahli psikologi musik mengonfirmasi bahwa setiap pendengar memiliki mekanisme pertahanan psikologis berbeda. Kesimpulannya, pendengar perempuan tidak menerima secara pasif tuntutan sosial untuk terus memendam emosi. Bagi pendengar dengan kerangka pengetahuan yang dominan, tuntutan ini melahirkan dampak emosional spesifik seperti kecenderungan menjadi people pleaser dan rentan mengalami kelelahan emosional ( burnout ). Namun, bagi pendengar kritis, mereka secara aktif menegosiasikan dan menolak ekspektasi tersebut demi mempertahankan kesehatan mental.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Resepsi Stuart Hall, Konflik Batin Pendengar Perempuan, Lagu |
| Subjects: | Communication Science Communication Science > Journalism (Jurnalistik) Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Jihan Sarmitha Rusdi |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 02:00 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 02:00 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14796 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

