Badrutama, Ardian Latif (2026) BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR OLI BEKAS MENGGUNAKAN PUPUK KASGOT DAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE COMPOSTING. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00.Cover.pdf - Accepted Version Download (221kB) |
|
|
Text (BAB I-III)
01.BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (761kB) |
|
|
Text (BAB IV)
02.BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (886kB) |
|
|
Text (BAB V)
03.BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (82kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04.Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Download (137kB) |
|
|
Text (Lampiran)
05.Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (555kB) |
Abstract
Perkembangan jumlah kendaraan bermotor terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk di Indonesia yang menyebabkan peningkatan permintaan produk-produk otomotif. Berdasarkan data BPS tahun 2023, terdapat 1,66 juta kendaraan di Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk 5,6 juta orang. Hal ini berpotensi membawa dampak negatif bagi lingkungan karena pencemaran limbah oli bekas yang berasal dari proses perawatan dan perbaikan kendaraan di bengkel-bengkel besar maupun kecil. Oli bekas memiliki komponen Hidrokarbon atau Total Petroleum Hydrocarbon (TPH), dalam penelitian ini digunakan teknik bioremediasi dengan pupuk kasgot-sisa sayuran untuk mengurangi kadar TPH dan membandingkannya dengan penelitian terdahulu. Metode analisis yang digunakan meliputi Gravimetri dan metode Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mengidentifikasi keberadaan TPH. Terdapat tiga rasio perlakuan dalam proses bioremediasi yaitu rasio 100:0 terdiri dari 2kg tanah tercemar oli bekas. Rasio penelitian 75:25 terdiri dari 1,5kg tanah tercemar oli bekas dan 0,5kg pupuk kasgot. Rasio penelitian 50:50 terdiri dari 1kg tanah tercemar oli bekas dan 1kg pupuk kasgot Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan TPH pada rasio 100:0 terdeteksi tinggi karena memiliki grafik persen transmitasi paling dalam yaitu 30%. Perlakuan lain dengan penambahan pupuk kasgot-sisa sayuran, keberadaan TPH terdeteksi cenderung rendah dengan rentang persen transmitasi 50-60%. Hal ini menunjukkan bahwa secara kualitatif pupuk kasgot-sampah organik mampu mengurangi keberadaan TPH pada tanah tercemar oli bekas.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: Bioremediation, Used oil, Contaminated soil, Sugarcane bagasse fertilizer, Organic waste |
| Subjects: | Environmental Science and Technology > Environmental management (Manajemen lingkungan) Environmental Science and Technology Environmental Science and Technology > Bioremediation (Bioremediasi / Pemulihan lingkungan menggunakan mikroorganisme) Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Ardian Latif Badrutama |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 07:53 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 07:53 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14858 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

