Rarasati, Kayla (2026) Implementasi Media Richness Theory dalam Praktik Live Shopping di Shopee Live Pada Generasi X. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00 cover.pdf - Accepted Version Download (363kB) |
|
|
Text (BAB I-III)
01 BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (471kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02 BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (505kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03 BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (182kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Download (188kB) |
|
|
Text (Lampiran)
05 LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (890kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Media Richness Theory dalam praktik live shopping pada fitur Shopee Live di kalangan Generasi X serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dialami selama proses interaksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif Generasi X dalam menggunakan Shopee Live. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan dan triangulator, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Media Richness Theory tercermin melalui empat karakteristik, yaitu immediacy of feedback, multiple cues, language variety, dan personal focus. Keempat karakteristik tersebut hadir melalui komunikasi secara real-time, demonstrasi dan visualisasi produk, penggunaan bahasa yang komunikatif, serta interaksi antara host dan konsumen. Kekayaan media membantu Generasi X memperoleh informasi yang lebih lengkap, mengurangi ketidakpastian, dan mendukung pertimbangan sebelum melakukan pembelian. Faktor pendukung meliputi demonstrasi produk, komunikasi host, visualisasi produk, interaksi langsung, dan promosi, sedangkan faktor penghambat meliputi kepadatan komentar, penyampaian informasi yang terlalu cepat, komunikasi yang kurang personal, serta keterbatasan informasi teknis. Penelitian ini menunjukkan bahwa Shopee Live tidak hanya berfungsi sebagai sarana transaksi, tetapi juga sebagai media komunikasi pemasaran yang mendukung kebutuhan informasi Generasi X.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Media Richness Theory, live shopping, Shopee Live, Generasi X, komunikasi pemasaran digital. |
| Subjects: | Communication Science Communication Science > Marketing Communications Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Kayla Rarasati |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 03:28 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 03:28 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14938 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

