Fraudulent Financial Statements: Peran Komite Audit Dalam Memoderasi Pengaruh Elemen Fraud Hexagon

Wibawa, Satria (2026) Fraudulent Financial Statements: Peran Komite Audit Dalam Memoderasi Pengaruh Elemen Fraud Hexagon. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I-III] Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (811kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (400kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (183kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version

Download (207kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
05. LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (881kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh elemen dalam model fraud hexagon terhadap fraudulent financial statements dengan komite audit sebagai variabel moderasi Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dan inkonsistensi hasil penelitian terdahulu. Fraudulent financial statements dihitung dan diproksikan dengan rasio keuangan M-Score Beneish. Selain itu model fraud hexagon yang terdiri dari stimulus diproksikan dengan perubahan ROA, opportunity diproksikan dengan ineffectiveness of supervision (BD-OUT), capability diproksikan dengan director change (D-Change), rationalization diproksikan dengan Total Accruals to Total Assests Index (TATA), ego diproksikan dengan dualitas CEO, dan collusion diproksikan dengan koneksi politik. Komite audit yang merupakan pemoderasi diukur dengan rasio jumlah anggota komite audit dalam suatu perusahaan dengan jumlah anggota komite audit minimal. Sampel penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan sektor industri dasar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021-2024 sejumlah 113 perusahaan dengan total 227 sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulus dan rationalization berpengaruh positif terhadap fraudulent financial statements. Sedangkan opportunity, ego, dan collusion tidak terbukti berpengaruh terhadap fraudulent financial statements. Lebih lanjut, capability berpengaruh negatif dan Komite Audit tidak dapat memoderasi pengaruh seluruh elemen fraud hexagon terhadap fraudulent financial statements. Kata Kunci: fraudulent financial statements, fraud hexagon, komite audit

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: fraudulent financial statements, fraud hexagon, komite audit
Subjects: Accounting > Bidang Akuntansi Khusus (Specialized Accounting) > Forensic Accounting (Akuntansi Forensik)
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Satria Wibawa
Date Deposited: 24 Sep 2026 09:00
Last Modified: 24 Sep 2026 09:00
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/15091

Actions (login required)

View Item View Item