Representasi kekerasan Seksual Dalam Film Penyalin Cahaya

Fitriani, Risya Effhel (2022) Representasi kekerasan Seksual Dalam Film Penyalin Cahaya. Tugas Akhir (S1) - thesis, UNIVERSITAS BAKRIE.

[img]
Preview
Text (COVER)
00. COVER-1.pdf

Download (269kB) | Preview
[img] Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (101kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version

Download (133kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
05. LAMPIRAN.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (648kB)

Abstract

Kekerasan seksual merupakan suatu kasus yang banyak memakan korban, namun pencegahan serta pemahamannya masih sangat minim. Menurut Catatan Kekerasan Terhadap Perempuan 2020, tahun 2019 kasus pelecehan seksual tercatat 520 kasus. Film merupakan salah satu media yang sering digunakan untuk menyebarkan isu-isu yang sangat sulit atau bahkan tabu dibahas di masyarakat. Banyak film yang menggunakan media film sebagai alat untuk menyebarkan awareness mengenai kekerasan seksual. Salah satu film yang sedang banyak menjadi perbincangan masyarakat adalah Penyalin Cahaya. Penyalin Cahaya merupakan film yang membahas kekerasan seksual yang dialami seorang mahasiswi bernama Suryani atau Sur. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa film Penyalin Cahaya yang memberikan representasi kekerasan seksual di ranah universitas yang tergambar pada karakter Sur. Namun, masih dipertanyakan apakah kekerasan seksual tersebut direpresentasikan dengan baik atau ada pengaruh dari sudut pandang laki-laki (male gaze) yang dapat menyebabkan adanya pandangan yang berbeda dari bagaimana penonton menangkap representasi kekerasan seksual yang disajikan oleh Penyalin Cahaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis Sara Mills dan menggabungkan teori male gaze dari Laura Mulvey. Adapun penelitian ini dilakukan berdasarkan analisis pada scene yang berada di film Penyalin Cahaya dan wawancara dengan salah satu anggota KOMNAS Perempuan, ahli film dan penonton film Penyalin Cahaya yang setuju bahwa representasi kekerasan seksual yang terdapat dalam film sudah tergambar dengan baik, namun ada beberapa poin seperti: minum minuman beralkohol dan baju terbuka yang digambarkan sebagai penyebab kekerasan seksual dapat membuat stigma negatif terhadap korban.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Representasi, Kekerasan Seksual, Film, Perempuan, Male gaze, Sara Mills.
Subjects: Communication Science
Communication Science > Cultural Studies
Communication Science > Mass Media Communication
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Risya Effhel Fitriani
Date Deposited: 20 Sep 2022 03:38
Last Modified: 20 Sep 2022 03:38
URI: http://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/6835

Actions (login required)

View Item View Item