Almahdi, Ilham Alif (2024) OPTIMASI PERHITUNGAN QUANTITY TAKE OFF (QTO) DENGAN METODE BIM 5D PADA STRUKTUR KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version Download (895kB) |
|
Text (BAB I - III)
01. BAB I - III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
|
Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (549kB) | Request a copy |
|
Text (Daftar Pustaka)
04. BAB Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Download (470kB) |
|
Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Industri konstruksi dan sektor pembangunan sangat erat kaitannya dengan jumlah material, biaya, dan waktu pelaksanaan. Hingga saat ini, perhitungan volume material masih dilakukan secara manual dengan cara mengukur gambar kerja. Kesalahan sering terjadi akibat ketidaktelitian dan kompleksitas perhitungan volume tersebut. Penelitian ini mengkaji penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam proses perhitungan Quantity Take Off (QTO) untuk konstruksi struktur bangunan bertingkat. BIM mengintegrasikan dimensi, informasi biaya, dan waktu ke dalam satu model digital yang komprehensif, memungkinkan pemodelan dan analisis yang lebih tepat dan efektif sepanjang siklus proyek konstruksi. Penelitian ini menggambarkan penerapan BIM dalam meningkatkan efisiensi perhitungan QTO, khususnya dalam konteks struktur bangunan bertingkat dan merinci metode implementasi BIM dan mengidentifikasi manfaatnya dalam mengoptimalkan alokasi sumber daya, mengurangi potensi kesalahan perhitungan, serta meningkatkan akurasi estimasi biaya. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa penerapan BIM dalam proses perhitungan QTO memberikan keunggulan yang substansial, baik dalam hal akurasi maupun efisiensi. Dari proses tersebut terdapat selisih hasil perhitungan quantity take off antara metode BIM dengan metode konvensional yaitu pada item volume beton memiliki selisih terbesar 0,91% yaitu pada beton kolom lantai 6, pekerjaan volume memiliki selisih terbesar 2,31% pada bekisting pelat lantai 5, volume pembesian memiliki selisih terbesar 18,46% pada pembesian balok lantai 5.
Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Building Information Modelling (BIM), Quantity Take Off (QTO), selisih |
Subjects: | Civil Engineering > Building Construction Civil Engineering Thesis > Thesis (S1) |
Divisions: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Sipil |
Depositing User: | Ilham Alif Almahdi |
Date Deposited: | 21 May 2024 06:20 |
Last Modified: | 21 May 2024 06:20 |
URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/9515 |
Actions (login required)
View Item |