Identifikasi Bahaya Dan Penilaiaan Risiko Pekerjaan Hot Work Pada Perbaikan Tangki Timbun Di Industri Migas PT X Menggunakan Metode Hiradc

WERITAMA, MAHESA (2026) Identifikasi Bahaya Dan Penilaiaan Risiko Pekerjaan Hot Work Pada Perbaikan Tangki Timbun Di Industri Migas PT X Menggunakan Metode Hiradc. Tugas Akhir (S1) - thesis, UNIVERSITAS BAKRIE.

[thumbnail of cover] Text (cover)
00.Cover.pdf - Accepted Version

Download (322kB)
[thumbnail of BAB I-III] Text (BAB I-III)
01.BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (562kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02.BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03.BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (148kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
04.Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (189kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
05.Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (679kB) | Request a copy

Abstract

Industri minyak dan gas (migas) merupakan sektor yang dikategorikan sebagai industri berisiko tinggi (high risk), di mana potensi kecelakaan kerja seperti kebakaran dan ledakan sangat besar. Salah satu pekerjaan yang memiliki tingkat bahaya signifikan adalah hot work (pekerjaan yang menghasilkan sumber panas, api, atau percikan api), yang dalam penelitian ini dilakukan dalam rangka perbaikan tangki timbun BBM di PT. X. Pekerjaan ini berisiko tinggi karena dilakukan di area terbatas dan berdekatan dengan tangki-tangki aktif, meningkatkan potensi kebocoran uap bahan bakar. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi sistematis terhadap potensi bahaya dan risiko untuk mencegah kecelakaan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis identifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merumuskan pengendalian bahaya pada pekerjaan hot work perbaikan tangki di area terbatas PT. X, menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Penilaian risiko dihitung berdasarkan perpaduan antara tingkat kemungkinan (Likelihood) dan tingkat keparahan (Severity). Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa bahaya utama pada pekerjaan hot work adalah timbulnya kebakaran dan ledakan, yang dipicu oleh gas/uap mudah terbakar, percikan api, dan panas berlebih. Beberapa tahapan pekerjaan, seperti pembongkaran material eksisting tangki dan jalur pipa produk, tergolong dalam kategori risiko Tinggi (Skor 15). Pengendalian risiko difokuskan pada penerapan hierarki pengendalian. Rekomendasi pengendalian meliputi rekayasa teknik (penggunaan welding habitat dan ventilasi yang memadai), pengendalian administrasi (penerapan ketat Hot Work Permit, Safety Briefing harian, dan penugasan Fire Watch yang siaga), serta kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Pengujian gas secara berkala (setiap 1–2 jam) sangat ditekankan untuk memverifikasi keamanan area kerja sebelum dan selama pekerjaan berlangsung.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Hot Work, HIRADC, Tangki Timbun BBM, Risiko Kebakaran, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Subjects: Industrial & Manufacturing Engineering > Health, Safety, and Environment
Environmental Science and Technology > Occupational Health and Safety
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Lingkungan
Depositing User: Mahesa Weritama
Date Deposited: 21 Jan 2026 08:52
Last Modified: 21 Jan 2026 08:52
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/12957

Actions (login required)

View Item View Item