Wijayanto, I Made Prayoga (2026) Analisis Pemenuhan Poin Sanksi Administratif Lingkungan Hidup Pada Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Alue Liem di Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version Download (688kB) |
|
|
Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (760kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (418kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Download (411kB) |
|
|
Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (589kB) | Request a copy |
Abstract
Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang masih menerapkan sistem open dumping berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang undangan. TPA Alue Liem di Kota Lhokseumawe berdasarkan hasil pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup dikenakan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 557 Tahun 2025. Sanksi tersebut memuat 11 poin yang wajib dipenuhi, antara lain penghentian sistem open dumping, penyusunan dokumen rencana penghentian, kepemilikan persetujuan lingkungan, pembangunan zona sanitary landfill, pengelolaan lindi dan gas landfill, serta penutupan dan pengakhiran area pembuangan terbuka. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemenuhan kewajiban sanksi administratif pasca pengawasan serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe dan Pengawas Lingkungan Hidup, serta telaah dokumen tindak lanjut sanksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga masa evaluasi, 9 dari 11 kewajiban belum terpenuhi secara optimal. Pembangunan zona sanitary landfill seluas 1,4 ha telah dimulai dan sebagian timbunan open dumping telah ditutup tanah, namun fasilitas belum dilengkapi lapisan kedap air sehingga praktik pembuangan terbuka masih berlangsung. Selain itu, persetujuan lingkungan belum diperoleh dan sistem pengolahan lindi belum berfungsi secara memadai. Secara umum, penerapan sanksi administratif pasca pengawasan telah mendorong langkah perbaikan awal, namun belum efektif secara substansial dalam menghentikan praktik open dumping dan menjamin pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Diperlukan percepatan pemenuhan dokumen lingkungan, penyempurnaan fasilitas teknis, serta penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan kepatuhan yang komprehensif.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | TPA Alue Liem, Sanksi Administratif, Open Dumping, Sanitary Landfill, Pengawasan Lingkungan. |
| Subjects: | Environmental Science and Technology > Environmental Regulations and Laws Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | I Made Prayoga Wijayanto |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 08:02 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 08:02 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/13359 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

