Ngali, Selsy Aulia (2026) ANALISIS KEBIJAKAN MANDATORI BIODISEL B50 DI INDONESIA 2020-2026. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (COVER)
00.COVER.pdf - Accepted Version Download (388kB) |
|
|
Text (BAB I - III)
01 BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (419kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02.BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (683kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (210kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Download (168kB) |
|
|
Text (Lampiran)
05 LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (81kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis kebijakan mandatori biodiesel B50 di Indonesia periode 2020-2026, mencakup dinamika peningkatan bertahap dari B30 menuju B35, B40, hingga B50, sebagai instrumen strategis transisi energi dan penguatan keamanan energi nasional di tengah ketergantungan impor solar dan volatilitas harga energi global. Analisis menggunakan kerangka teori berlapis yang mengintegrasikan Teori Transisi Energi Sosio-Teknis (Multi Level Perspective, Geels), Teori Ekonomi Politik Energi, dan Teori Implementasi Kebijakan Publik model Van Meter dan Van Horn. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus dan pendekatan deskriptif-analitis berparadigma post-positivisme. Data dikumpulkan melalui studi dokumen (document analysis) atas dokumen primer (regulasi Kementerian ESDM, laporan BPDPKS, Kementerian Keuangan, BPH Migas, Pertamina) dan dokumen sekunder (jurnal ilmiah, laporan IEA, World Bank, IESR), yang divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eskalasi kadar biodiesel berkontribusi menekan impor solar dan menghemat devisa, namun belum sepenuhnya menghilangkan ketergantungan impor akibat keterbatasan kapasitas kilang dan pertumbuhan konsumsi domestik. Keberhasilan kebijakan bergantung pada koordinasi Kementerian ESDM, BPDPKS, Pertamina, dan DPR RI, di tengah fluktuasi harga CPO. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan biodiesel B50 merepresentasikan model transisi energi yang bertahap dan pragmatis, dipimpin negara.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebijakan Mandatori Biodiesel B50, Transisi Energi, Keamanan Energi, Ekonomi Politik Energi, Implementasi Kebijakan Publik |
| Subjects: | Political Science and International Relations > Political planning (Perencanaan politik / Perumusan kebijakan publik) Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Selsy Aulia Ngali |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 01:15 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 01:15 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14122 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

