Rati, Angga (2026) Analisis Dampak Pengeboran Bored Pile Terhadap Kestabilan Pondasi Tiang Eksisting (Studi Kasus: Pembangunan Jalan Tol Kota X). Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00. COVER.pdf - Accepted Version Download (443kB) |
|
|
Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (988kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (216kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Download (273kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
05. LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (484kB) | Request a copy |
Abstract
Pembangunan di kawasan perkotaan menyebabkan pekerjaan pondasi sering dilakukan berdekatan dengan struktur eksisting. Pada lokasi penelitian, pondasi bored pile dibangun dengan jarak sekitar ±2 m dari struktur eksisting. Aktivitas pengeboran menghasilkan getaran yang berpotensi memicu pergerakan, keruntuhan dan penyusutan tanah hingga kerusakan struktural. Kondisi tanah di lokasi penelitian yang didominasi lempung lunak hingga kedalaman sekitar 30 – 35 m dengan nilai N-SPT berkisar antara 1 – 12 dapat meningkatkan potensi terjadinya kerusakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh getaran akibat proses pengeboran pondasi bored pile terhadap kondisi tanah dan respons pondasi eksisting menggunakan pemodelan numerik 3D dengan metode elemen hingga. Analisis dilakukan dengan mengamati parameter kecepatan getaran dan percepatan partikel, deformasi tanah, tekanan air pori berlebih, defleksi, serta gaya aksial, gaya geser, dan momen pada pondasi eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin dekat titik pengamatan dengan sumber pembebanan, deformasi tanah dan tekanan air pori berlebih semakin besar, dengan nilai deformasi terbesar terjadi di dekat lubang pengeboran dengan nilai perubahan sebesar 〖5,81×10〗^(-4)m dan tekanan air pori berlebih mencapai 59,59 kN/m². Pada pondasi eksisting, getaran yang dihasilkan sebesar 8,732 mm/s, dan tidak melebihi batas getaran yang diperbolehkan untuk bangunan Kelas 4, yaitu 10 - 40 mm/s, sehingga tidak menyebabkan kerusakan struktural maupun nonstruktural. Proses pengeboran menyebabkan perubahan defleksi akibat arah pembebanan dinamis yang berlawanan, namun nilai defleksi pada seluruh titik pengamatan masih berada dalam batas yang diperbolehkan dan tidak melebihi 12 mm.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pondasi bored pile, getaran pengeboran, pemodelan numerik, deformasi tanah, pondasi eksisting. |
| Subjects: | Civil Engineering > Foundation Engineering (Teknik fondasi) Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Sipil |
| Depositing User: | Angga Rati |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 07:35 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 07:35 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14229 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

