OPTIMALISASI PENJADWALAN PROYEK GEDUNG LABORATORIUM MENGGUNAKAN KURVA S DAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) BERDASARKAN CONSTRAINT TEKNIS PERALATAN LABORATORIUM

Hidayatullah, Muh Faris (2026) OPTIMALISASI PENJADWALAN PROYEK GEDUNG LABORATORIUM MENGGUNAKAN KURVA S DAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) BERDASARKAN CONSTRAINT TEKNIS PERALATAN LABORATORIUM. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00.cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (738kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB I - III] Text (BAB I - III)
01.BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02.BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (877kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03.BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (233kB) | Request a copy
[thumbnail of Halaman Daftar Pustaka] Text (Halaman Daftar Pustaka)
04. Halaman Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (185kB) | Request a copy
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05.Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pembangunan gedung laboratorium dalam penelitian ini merupakan bagian site preparation dari proyek pengadaan peralatan laboratorium. Keterlambatan penyelesaian gedung dapat menghambat proses mobilisasi dan instalasi peralatan sehingga diperlukan evaluasi kinerja jadwal serta penyusunan alternatif penjadwalan yang mempertimbangkan kebutuhan teknis peralatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan melalui penyusunan WBS dan PDM untuk menentukan aktivitas kritis, Earned Schedule untuk mengevaluasi kinerja jadwal serta memperkirakan waktu penyelesaian proyek berdasarkan progres, dan PERT untuk memperkirakan waktu penyelesaian berdasarkan ketidakpastian durasi aktivitas kritis. Constraint teknis peralatan dipetakan terhadap aktivitas kritis sebagai dasar penyusunan jadwal alternatif. Hasil analisis PDM menunjukkan 15 aktivitas kritis dengan Total Slack 0 hari. Evaluasi pada minggu ke-30 menunjukkan nilai SPI 0,83. Hasil forecast menggunakan Earned Schedule menghasilkan perkiraan total durasi 396,64 hari kalender dengan tanggal penyelesaian 11 Agustus 2026 atau terlambat 31,64 hari dari kontrak awal. PERT menghasilkan perkiraan total durasi 478,33 hari kalender dengan tanggal penyelesaian 1 November 2026 atau terlambat sekitar 114 hari dari kontrak awal. Identifikasi kebutuhan peralatan menghasilkan 8 constraint teknis yang beririsan dengan 11 dari 15 aktivitas kritis. Berdasarkan hasil tersebut, jadwal alternatif disusun dengan tetap mempertahankan durasi utama setiap aktivitas. Pada simulasi terhadap jaringan jadwal awal, durasi berkurang dari 365 menjadi 358 hari kalender, sehingga tanggal penyelesaian berubah dari 10 Juli 2026 menjadi 3 Juli 2026 atau lebih cepat 7 hari kalender. Hasil penelitian menunjukkan pengaturan kembali hubungan kerja dan penerapan overlap antaraktivitas menghasilkan alternatif jadwal yang efisien serta lebih sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan konstruksi dan pemasukan peralatan laboratorium.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Earned Schedule, PERT, PDM, constraint teknis, penjadwalan proyek.
Subjects: Civil Engineering > Project management (Manajemen proyek)
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Muh Faris Hidayatullah
Date Deposited: 15 Sep 2026 03:33
Last Modified: 15 Sep 2026 03:33
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14668

Actions (login required)

View Item View Item