Kamilah, Alia (2026) Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Tentang Dinamika Di Gaza Dalam Akun Instagram Republika Tahun 2023-2026. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (COVER)
00. Cover Nomor.pdf - Accepted Version Download (1MB) |
|
|
Text (bab 1-3)
01. BAB I - BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (bab 4)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (bab 5)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (193kB) | Request a copy |
|
|
Text (daftar pustaka)
04. Halaman Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (237kB) | Request a copy |
|
|
Text (lampiran)
05.Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Konflik Gaza pasca 7 Oktober 2023 tidak hanya berlangsung sebagai konfrontasi militer, tetapi juga sebagai pertarungan narasi di ruang media sosial, termasuk pada akun Instagram @republikaonline yang dikenal menjalankan jurnalisme dakwah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi framing @republikaonline terhadap dinamika Gaza periode 2023–2026, dengan fokus pada tiga isu, yaitu pembebasan sandera, gencatan senjata, dan negosiasi damai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi dokumen, serta model analisis framing Robert N. Entman (1993) yang mencakup empat perangkat, yakni pendefinisian masalah (define problems), diagnosis penyebab (diagnose causes), penilaian moral (make moral judgement), dan rekomendasi penyelesaian (treatment recommendation). Data penelitian diperoleh dari 420 unggahan @republikaonline terkait Gaza periode 2023–2026 yang, melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 45 unit analisis pada ketiga isu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @republikaonline mengonstruksi framing yang berorientasi pada kemanusiaan, de-eskalasi, dan penyelesaian diplomatik, dengan kecenderungan memberikan perhatian lebih besar terhadap penderitaan dan kepentingan Palestina. Pembebasan sandera dibingkai sebagai persoalan kemanusiaan dan perlindungan individu, gencatan senjata dibingkai sebagai mekanisme penghentian kekerasan yang rentan terhadap pelanggaran, sedangkan negosiasi damai dibingkai sebagai proses politik menuju penyelesaian yang berkelanjutan. Ketiga isu tersebut membentuk satu rangkaian narasi de-eskalasi yang saling berhubungan, dengan atribusi tanggung jawab yang berbeda terhadap aktor-aktor yang terlibat dalam konflik. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial berperan bukan sekadar sebagai penyampai informasi, melainkan sebagai arena konstruksi realitas politik atas dinamika konflik Gaza.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: framing, konflik Gaza, media sosial, Instagram, jurnalisme dakwah, Hubungan Internasional |
| Subjects: | Political Science and International Relations > International Studies Political Science and International Relations > World politics (Politik global atau politik dunia) Political Science and International Relations > Human rights (Hak asasi manusia) Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Alia Kamilah |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 07:50 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 07:50 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14854 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

