Yenasywaputra, Muhammad Fadhil (2026) ANALISIS KEPUTUSAN SWEDIA BERGABUNG NATO DALAM PERSPEKTIF KEAMANAN DAN DIPLOMASI TAHUN 2022. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00.Cover.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (880kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB I - III)
01.BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (774kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02.BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (727kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03.BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (239kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04.Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (576kB) | Request a copy |
|
|
Text (Lampiran)
05 LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Download (81kB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis keputusan Swedia untuk bergabung dengan North Atlantic Treaty Organization (NATO) pada tahun 2022 dalam perspektif keamanan dan diplomasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan lingkungan keamanan Eropa setelah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina yang berdampak terhadap persepsi ancaman negara-negara di kawasan Nordik dan Baltik. Kondisi tersebut mendorong Swedia melakukan perubahan signifikan terhadap kebijakan luar negerinya yang sebelumnya berlandaskan pada tradisi netralitas dan non-blok militer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika dan pergeseran sikap netralitas kebijakan luar negeri Swedia dalam menghadapi ancaman keamanan regional serta mengidentifikasi kepentingan strategis yang melatarbelakangi keputusan Swedia bergabung dengan NATO. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis deskriptif berdasarkan studi kepustakaan. Kerangka analisis menggunakan perspektif neorealisme, teori aliansi, dan multilateralisme untuk menjelaskan perubahan kebijakan keamanan Swedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan Swedia bergabung dengan NATO merupakan hasil dari kombinasi faktor struktural dan strategis, terutama perubahan lingkungan keamanan Eropa, meningkatnya persepsi ancaman Rusia, serta keterbatasan kebijakan netralitas dalam memberikan jaminan keamanan yang memadai. Keanggotaan NATO dipandang sebagai strategi balancing untuk memperoleh jaminan pertahanan kolektif, meningkatkan daya tangkal, memperkuat posisi Swedia dalam arsitektur keamanan Eropa, serta meningkatkan peran diplomatiknya dalam pengambilan keputusan keamanan regional. Dengan demikian, bergabungnya Swedia dengan NATO menunjukkan adanya transformasi kebijakan luar negeri dari netralitas menuju integrasi dalam sistem keamanan kolektif sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika geopolitik dan kepentingan keamanan nasional.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sweden, NATO, Neutrality, Regional Security, Foreign Policy, Alliance Theory, Neorealism |
| Subjects: | Political Science and International Relations > Political science (General) Political Science and International Relations > International relations (Hubungan internasional) Political Science and International Relations > Diplomacy (Diplomasi dan negosiasi antarnegara) Political Science and International Relations > International organization (Teori dan konsep organisasi internasional) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Muhammad Fadhil Yenasywaputra |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 04:41 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 04:41 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14945 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

