REKAYASA BALOK SEMENTARA PADA AREA INTERSECTION METODE KONSTRUKSI TOP-DOWN MENGGUNAKAN CONSTRUCTION STAGE ANALYSIS

Rahman, Muhammad Ramadhana (2026) REKAYASA BALOK SEMENTARA PADA AREA INTERSECTION METODE KONSTRUKSI TOP-DOWN MENGGUNAKAN CONSTRUCTION STAGE ANALYSIS. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version

Download (826kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
01. BAB I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (337kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (323kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (156kB) | Request a copy

Abstract

Metode konstruksi top-down merupakan salah satu metode konstruksi yang efektif untuk pembangunan gedung bertingkat pada kawasan dengan keterbatasan lahan. Namun, dalam pelaksanaannya dapat terjadi kondisi intersection yang menyebabkan sebagian basement wall belum dapat dibangun sesuai urutan konstruksi. Kondisi tersebut menyebabkan perubahan jalur transfer beban (load path) dan memerlukan elemen struktur sementara berupa temporary beam untuk menjaga kestabilan slab selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku dan kapasitas temporary beam pada area intersection dengan membandingkan Design Model dan Construction Stage Model, serta mengetahui pengaruh tahapan konstruksi terhadap respons struktur. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS dengan pendekatan Construction Stage Analysis berdasarkan tahapan pelaksanaan konstruksi pada Proyek X. Parameter yang dievaluasi meliputi gaya aksial, momen lentur, gaya geser, lendutan, serta rasio interaksi P–M–M. Hasil analisis Design Model menunjukkan bahwa temporary beam memenuhi persyaratan kekuatan dan kinerja layan, dengan rasio interaksi P–M–M sebesar 0,958, gaya aksial maksimum 3.817,56 kN, momen lentur maksimum 1.395,05 kN·m, gaya geser maksimum 1.068,60 kN, dan lendutan maksimum 4,216 mm. Sementara itu, hasil Construction Stage Model menunjukkan rasio interaksi P–M–M maksimum sebesar 0,951, gaya aksial maksimum 3.676,23 kN, momen lentur maksimum 1.334,67 kN·m, gaya geser maksimum 935,36 kN, dan lendutan maksimum 0,885 mm. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa tahapan konstruksi menyebabkan perubahan mekanisme penyaluran beban dari basement wall menuju kingpost serta redistribusi gaya dalam pada temporary beam. Meskipun terjadi perubahan respons struktur, seluruh parameter yang dievaluasi masih memenuhi persyaratan kekuatan dan kinerja layan. Dengan demikian, temporary beam yang direncanakan mampu mempertahankan kinerja struktur selama tahapan konstruksi top-down pada area intersection. Penerapan Construction Stage Analysis memberikan representasi yang lebih sesuai terhadap kondisi aktual konstruksi dibandingkan analisis yang hanya menggunakan Design Model, sehingga dapat digunakan sebagai dasar evaluasi dan perencanaan struktur sementara pada proyek dengan metode konstruksi top-down.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Top-Down Construction, Temporary Beam, Construction Stage Analysis, Area Intersection, Load Path, P–M–M Ratio
Subjects: Civil Engineering > Structural analysis (Engineering) (Analisis struktur)
Civil Engineering
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Muhammad Ramadhana Rahman
Date Deposited: 22 Sep 2026 04:57
Last Modified: 22 Sep 2026 04:57
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/15055

Actions (login required)

View Item View Item