Amrullah, Aam (2015) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS LASAN DENGAN METODOLOGI SIX SIGMA PADA PT. XYZ (Studi Kasus Pada Proyek X). Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version Download (373kB) |
|
|
Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (630kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (113kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. BAB DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Download (10kB) |
|
|
Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (649kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang Rejection Rate pada proses pengelasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab dan mengurangi kecacatan pada proses pengelasan, di mana menimbulkan perbaikan atau pengerjaan ulang. Objek penelitian ini adalah perusahaan PT. XYZ yang bergerak dalam bidang industri konstruksi dan fabrikasi baja (EPC+F+I Company). Penelitian ini dianalisis menggunakan metodologi Six Sigma dengan tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC). Metode Six Sigma merupakan pendekatan peningkatan kualitas untuk mencapai 3,4 kecacatan per satu juta kesempatan. Hasil penelitian ini diperoleh 2 penyebab dominan terjadinya perbaikan atau pengerjaan ulang pada proses pengelasan, yaitu cacat elongated sebanyak 62,72% dan cacat rounded sebanyak 35,20%, yang dikualifikasikan sebagai Critical to Quality (CTQ). Nilai Welding Rejection Rate proyek X pada PT. XYZ bernilai 0,65%, di bawah batas maksimum yang ditetapkan PT. XYZ sebesar 2%. Selain itu, hasil analisis penelitian menggunakan metode Six Sigma diketahui bahwa nilai DPMO (Defect Per Million Opportunities) sebesar 2.395,82 dan nilai Sigma 4,32. Dari hasil analisis penyebab masalah cacat elongated dan cacat rounded, diketahui faktor utama penyebab adalah dari segi performa dan ketersediaan mesin, performa welder, material, dan metode pengelasan. Di samping itu, dampak terhadap biaya dari cacat pengelasan ini, diestimasikan PT. XYZ telah mengeluarkan biaya sebesar Rp 411.390.834,00
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | CTQ, Pengendalian Kualitas, Six Sigma, DMAIC |
| Subjects: | Industrial & Manufacturing Engineering > Quality control (Pengendalian mutu / Quality Control) Industrial & Manufacturing Engineering > Work measurement (Pengukuran kerja) Industrial & Manufacturing Engineering > Six sigma (Quality control standard) (Metodologi Six Sigma) |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Industri |
| Depositing User: | Irfan Saleh |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:15 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:15 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/15358 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

