ANALISIS PERSEPSI PENONTON PADA KOMUNIKASI PEMASARAN FILM KUASA GELAP YANG MENGGUNAKAN NARASI “FILM EKSORSISME PERTAMA DI INDONESIA”

Kusumo, Raden Ajeng Bernadette Kellyanti (2025) ANALISIS PERSEPSI PENONTON PADA KOMUNIKASI PEMASARAN FILM KUASA GELAP YANG MENGGUNAKAN NARASI “FILM EKSORSISME PERTAMA DI INDONESIA”. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version

Download (325kB)
[thumbnail of BAB I-III] Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (891kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (72kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version

Download (178kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (777kB)

Abstract

Persepsi dalam proses komunikasi berperan penting karena dapat memengaruhi bagaimana seseorang memaknai pesan yang diterima, termasuk dalam komunikasi pemasaran film. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi penonton terhadap komunikasi pemasaran film Kuasa Gelap yang menggunakan narasi “Film Eksorsisme Pertama di Indonesia” untuk membedakan film tersebut dari film horor Indonesia lainnya. Fokus utama penelitian ini adalah memahami bagaimana audiens menerima, memahami, dan memaknai klaim tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara mendalam dan dokumentasi, serta menguji keabsahan data dengan triangulasi sumber. Konsep penelitian mengacu pada teori proses persepsi Joseph A. DeVito. Wawancara dilakukan terhadap penonton film Kuasa Gelap yang beragama Katolik, Kristen, Islam, Hindu, dan Buddha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penonton melalui lima tahap proses persepsi. Pada tahap stimulus, mereka berpersepsi bahwa film ini menarik, unik, baru, tetapi sebagian skeptis terhadap kredibilitas klaim tersebut. Pada tahap organisasi, mereka mengaitkan kepercayaan dan pengalaman pribadi, serta membandingkan dengan film eksorsisme luar negeri, yang membentuk persepsi penonton bahwa Kuasa Gelap adalah film horor berunsur religius dengan pelepasan roh jahat sebagai fokus utama. Pada tahap interpretasi-evaluasi, sebagian menganggap klaim ini efektif sebagai daya tarik awal, sementara satu diantaranya menganggapnya hanya sebagai strategi promosi semata. Pada tahap memori dan recall, tiga informan mengasosiasikan narasi dengan film Kuasa Gelap, sementara dua lainnya lebih mengingat adegan atau faktor visual dibandingkan judulnya sendiri. Narasi ini membawa penonton ke tahap pengubahan perilaku dengan tingkat yang bervariasi. Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Persepsi Penonton, Narasi Pemasaran, Eksorsisme, Film Horor.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Pemasaran, Persepsi Penonton, Narasi Pemasaran, Eksorsisme, Film Horor.
Subjects: Communication Science
Communication Science > Marketing Communications
Communication Science > Mass Media Communication
Communication Science > Semiotics and Consumer Culture
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Raden Ajeng Bernadette Kellyanti Kusumo
Date Deposited: 01 Mar 2025 02:25
Last Modified: 01 Mar 2025 02:25
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/11423

Actions (login required)

View Item View Item