Representasi Perempuan Rapuh dalam Film Sleep Call (2023): Analisis Semiotika Roland Barthes

APRILIA, DINDA REGITA (2026) Representasi Perempuan Rapuh dalam Film Sleep Call (2023): Analisis Semiotika Roland Barthes. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
0.00 Cover.pdf - Accepted Version

Download (422kB)
[thumbnail of BABI - BAB III] Text (BABI - BAB III)
01.BAB I - BABIII.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (525kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (684kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (211kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (243kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (313kB) | Request a copy

Abstract

Perempuan sering kali direpresentasikan sebagai sosok yang lemah lembut, penuh kasih sayang, dan emosional. Pandangan ini sudah lama tertanam dalam masyarakat, sehingga membentuk stereotipe bahwa perempuan adalah makhluk yang rapuh dan berada pada posisi subordinat dibandingkan laki-laki. Pandangan seperti itu juga membuat perempuan sering diperlakukan hanya sebagai objek, bukan sebagai individu yang punya kedudukan setara dengan laki-laki. Tekanan sosial, trauma, kesepian, dan relasi yang tidak sehat kerap menempatkan perempuan pada posisi rentan, terutama di lingkungan urban yang penuh tuntutan. Fenomena ini tergambar jelas dalam film Sleep Call (2023), yang mengisahkan Dina seorang mantan pramugari yang terjerat pinjaman online, mengalami kesepian, hingga masuk dalam hubungan asmara yang toxic. Film sebagai media populer tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mencerminkan sekaligus membentuk konstruksi sosial, termasuk mengenai peran gender. Kisah Dina dalam film tersebut menunjukkan bagaimana perempuan direpresentasikan sebagai sosok rapuh, kesepian, dan terjebak dalam relasi yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perempuan rapuh direpresentasikan dalam film Sleep Call (2023) melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu film diposisikan sebagai teks utama dan data sekunder dari buku, jurnal, artikel, dan dokumen lainnya. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa film Sleep Call (2023) berperan sebagai medium psikologis-sosial yang tidak hanya menceritakan kisah tokoh perempuan, tetapi juga mempresentasikan bagaimana tekanan urban, struktur patriarkis, dan sistem kerja modern membentuk representasi perempuan sebagai pihak yang rentan dan subordinat dalam kehidupan sehari-hari.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Subjects: Communication Science > Cultural Studies
Communication Science > Mass Media Communication
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Dinda Regita Aprilia
Date Deposited: 10 Feb 2026 01:54
Last Modified: 10 Feb 2026 01:54
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/12995

Actions (login required)

View Item View Item