Rao, Saira Saima (2026) PENGALAMAN DAN PEMAKNAAN BEAUTY QUEEN DALAM IMPRESSION MANAGEMENT SEBAGAI BEAUTY & LIFESTYLE INFLUENCER DI MEDIA SOSIAL. Tesis (S2) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (00 Cover)
File 00.pdf Download (559kB) |
|
|
Text (BAB 1 - 3)
BAB 1 -3.pdf Restricted to Registered users only Download (399kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (645kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (142kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (523kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan media sosial mendorong terbentuknya ruang representasi peran baru bagi beauty queen dalam menjalankan perannya sebagai beauty & lifestyle influencer di media sosial. Fenomena ini tidak hanya menekankan pada aspek visual, tetapi juga pada bagaimana individu mengelola kesan, membangun kredibilitas, serta memaknai identitas dirinya sebagai figur publik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika peran tersebut yang semakin kompleks di era digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengalaman dan pemaknaan beauty queen dalam menjalankan perannya sebagai beauty & lifestyle influencer di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi hermeneutik untuk menggali pengalaman hidup (lived experience) subjek secara mendalam. Pemilihan subjek dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria beauty queen yang pernah mengikuti ajang kecantikan tingkat nasional dan aktif sebagai beauty & lifestyle influencer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam sebagai data primer serta didukung oleh data sekunder berupa dokumentasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman beauty queen dalam menjalankan perannya sebagai influencer merupakan proses yang kompleks, reflektif, dan penuh makna. Proses tersebut mencakup pengelolaan kesan, pembangunan kredibilitas, serta negosiasi identitas yang dilakukan secara sadar melalui kurasi konten di media sosial. Selain itu, para subjek juga menghadapi berbagai tekanan sosial dan tuntutan profesional dalam menjaga keselarasan antara citra diri, nilai personal, dan ekspektasi audiens. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa media sosial menjadi ruang strategis sekaligus simbolik dalam membentuk dan mempertahankan identitas beauty queen sebagai influencer. Peran tersebut tidak hanya bersifat representatif, tetapi juga mengandung tanggung jawab sosial serta tantangan dalam menjaga autentisitas dan kredibilitas di tengah dinamika digital.
| Item Type: | Thesis (Tesis (S2) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perkembangan media sosial mendorong terbentuknya ruang representasi peran baru bagi beauty queen dalam menjalankan perannya sebagai beauty & lifestyle influencer di media sosial. Fenomena ini tidak hanya menekankan pada aspek visual, tetapi juga pada bagaimana individu mengelola kesan, membangun kredibilitas, serta memaknai identitas dirinya sebagai figur publik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika peran tersebut yang semakin kompleks di era digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengalaman dan pemaknaan beauty queen dalam menjalankan perannya sebagai beauty & lifestyle influencer di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi hermeneutik untuk menggali pengalaman hidup (lived experience) subjek secara mendalam. Pemilihan subjek dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria beauty queen yang pernah mengikuti ajang kecantikan tingkat nasional dan aktif sebagai beauty & lifestyle influencer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam sebagai data primer serta didukung oleh data sekunder berupa dokumentasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman beauty queen dalam menjalankan perannya sebagai influencer merupakan proses yang kompleks, reflektif, dan penuh makna. Proses tersebut mencakup pengelolaan kesan, pembangunan kredibilitas, serta negosiasi identitas yang dilakukan secara sadar melalui kurasi konten di media sosial. Selain itu, para subjek juga menghadapi berbagai tekanan sosial dan tuntutan profesional dalam menjaga keselarasan antara citra diri, nilai personal, dan ekspektasi audiens. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa media sosial menjadi ruang strategis sekaligus simbolik dalam membentuk dan mempertahankan identitas beauty queen sebagai influencer. Peran tersebut tidak hanya bersifat representatif, tetapi juga mengandung tanggung jawab sosial serta tantangan dalam menjaga autentisitas dan kredibilitas di tengah dinamika digital. |
| Subjects: | Communication Science > Mass Media and Technology (Media massa dan teknologi) Communication Science > Marketing Communications Thesis > Thesis (S2) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Magister Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Saira Saima |
| Date Deposited: | 18 May 2026 09:41 |
| Last Modified: | 18 May 2026 09:41 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/13702 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

