Analisis Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Laboratorium Uji Lingkungan di PT X Melalui Pendekatan Behavior Based Safety (BBS)

Naibaho, Alri Paskalis (2026) Analisis Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Laboratorium Uji Lingkungan di PT X Melalui Pendekatan Behavior Based Safety (BBS). Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1-3] Text (BAB 1-3)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
03. BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
04. BAB Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Aktivitas laboratorium uji lingkungan memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat dipengaruhi oleh kondisi kerja maupun perilaku pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku tidak aman, mengevaluasi penerapan Behavior Based Safety (BBS), serta menyusun rekomendasi peningkatan BBS di Laboratorium Uji Lingkungan PT X. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan BBS dengan metode Define, Observe, Intervene, dan Test (DO IT). Identifikasi bahaya dilakukan berdasarkan HIRADC, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner terhadap 15 pekerja, pengamatan menggunakan Critical Behavior Checklist (CBC) selama 10 hari kerja, wawancara dengan Supervisor K3L, dan data sekunder perusahaan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa dari 16 potensi bahaya, 56,25% berkaitan dengan unsafe action, 6,25% unsafe condition, dan 37,50% merupakan kombinasi keduanya. Hasil kuisioner menunjukkan penerapan K3 memperoleh nilai 85,20% dengan kategori sangat baik, sedangkan pengamatan CBC menghasilkan Safe Behavior Index sebesar 86,43% dengan kategori baik. Faktor komunikasi pekerja memperoleh SBI terendah sebesar 16,46%, yang menunjukkan adanya gap antara penerapan K3 dengan perilaku komunikasi keselamatan aktual. Analisis menggunakan Model Activator–Behavior–Consequence (ABC) menunjukkan perlunya penguatan konsistensi komunikasi dan pembekalan K3, keterlibatan pekerja, serta feedback dan penguatan terhadap perilaku aman. Peningkatan BBS direkomendasikan melalui penguatan komunikasi keselamatan, peer-to-peer safety reminder, pelaksanaan safety briefing secara konsisten, keterlibatan pekerja dalam identifikasi bahaya, pemberian feedback dan apresiasi terhadap perilaku aman, serta peningkatan keterlibatan manajemen untuk mendukung terbentuknya safety culture yang lebih proaktif.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: Behavior Based Safety, Critical Behavior Checklist, Safe Behavior Index, perilaku keselamatan, laboratorium uji lingkungan.
Subjects: Environmental Science and Technology > Occupational Health and Safety
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Teknik Lingkungan
Depositing User: Alri Paskalis Naibaho
Date Deposited: 15 Sep 2026 01:39
Last Modified: 15 Sep 2026 01:39
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14643

Actions (login required)

View Item View Item