Asmara, Salsabila Putri (2026) Strategi Adaptasi Keamanan Energi Jerman Pasca Dinamika Geopolitik di Eropa Tahun 2022-2025. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00.Cover Salsabila.pdf - Accepted Version Download (278kB) |
|
|
Text (Bab I-III)
01.BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (911kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (775kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (123kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. BAB Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Download (133kB) |
|
|
Text (Lampiran)
05 LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (81kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis strategi adaptasi keamanan energi Jerman pasca-invasi Rusia ke Ukraina pada periode 2022–2025. Invasi tersebut mengekspos kerentanan sistemik Jerman akibat ketergantungan asimetris yang akut terhadap impor energi Rusia (gas, minyak, dan batu bara), yang sebelumnya dianggap sebagai pilar stabilitas ekonomi melalui doktrin Wandel durch Handel. Dengan menggunakan kerangka teori Neoliberalisme dan konsep Interdependensi Kompleks (Keohane & Nye Jr, 1973), penelitian ini menelaah bagaimana Jerman menangani krisis eksistensial ini melalui economic statecraft yaitu mengutamakan kekuatan fiskal, diplomasi energi, dan kebijakan infrastruktur sipil alih-alih konfrontasi militer. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi dokumen kebijakan resmi (BMWK, Bundestag), penelitian ini mengkaji efektivitas kebijakan darurat seperti paket Abwehrschirm (200 miliar Euro), nasionalisasi Uniper, percepatan pembangunan infrastruktur LNG (Deutschland-Geschwindigkeit), serta reaktivasi sementara batu bara dan nuklir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jerman berhasil mentransformasi sistem energinya dari ketergantungan tunggal menuju diversifikasi dan integrasi pasar energi Uni Eropa yang lebih tangguh. Krisis ini juga memicu "geopolitikalisasi" terhadap program Energiewende, di mana transisi energi kini diposisikan bukan sekadar agenda lingkungan, melainkan pilar kedaulatan nasional. Kesimpulannya, strategi adaptasi Jerman terbukti efektif mencegah keruntuhan ekonomi jangka pendek, namun menyisakan kerentanan baru berupa ketergantungan pada fluktuasi pasar global dan beban fiskal yang signifikan.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keamanan Energi, Interdependensi Kompleks, Strategi Adaptasi |
| Subjects: | Political Science and International Relations > Geopolitics (Geopolitik) Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Salsabila Putri Asmara |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 03:28 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 03:28 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14161 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

