Pengaruh Pengungkapan Environmental, Social, Dan Governance Serta Inflasi, Suku Bunga, Dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Terhadap Return Saham Dengan Likuiditas Saham Sebagai Variabel Kontrol Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Indeks Sri-Kehati Bursa Efek Indonesia

Safira, Alika (2026) Pengaruh Pengungkapan Environmental, Social, Dan Governance Serta Inflasi, Suku Bunga, Dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Terhadap Return Saham Dengan Likuiditas Saham Sebagai Variabel Kontrol Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Indeks Sri-Kehati Bursa Efek Indonesia. Tesis (S2) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
00. COVER.pdf - Accepted Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I-III] Text (BAB I-III)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (986kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengungkapan Environmental (EDI), Social (SDI), dan Governance (GDI) serta tingkat inflasi, suku bunga acuan Bank Indonesia, dan pertumbuhan produk domestik bruto terhadap return saham, baik secara parsial maupun simultan, dengan likuiditas saham sebagai variabel kontrol pada perusahaan perbankan konstituen Indeks SRI-KEHATI di Bursa Efek Indonesia. Return saham diukur sebagai return total (total return), yaitu penjumlahan capital gain dan dividend yield. Pengungkapan ESG diukur melalui content analysis berbasis GRI Standards yang mencakup 31 item lingkungan, 36 item sosial, dan 30 item tata kelola; kondisi makroekonomi diukur melalui tingkat inflasi, suku bunga acuan Bank Indonesia, dan pertumbuhan produk domestik bruto; sedangkan likuiditas diproksikan dengan Trading Volume Activity (TVA). Sampel ditentukan secara purposive sampling dan diperoleh lima bank (BBCA, BBNI, BBRI, BBTN, dan BMRI) selama periode 2020–2025 sehingga menghasilkan 30 observasi. Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier memilih Common Effect Model, dan data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS pada taraf signifikansi 0,10 yang ditetapkan a priori setelah seluruh uji asumsi klasik terpenuhi pada tingkat model, dengan nilai signifikansi dua arah dilaporkan apa adanya tanpa dibagi dua. Hasil penelitian menunjukkan R Square sebesar 0,489 dan Adjusted R Square sebesar 0,326, dengan uji F menghasilkan F = 3,006 dan signifikansi 0,023 sehingga H₇ diterima. Secara parsial, hanya tingkat inflasi yang berpengaruh signifikan (B = 0,052; Sig. = 0,033) sehingga H₄ diterima, sedangkan EDI (Sig. = 0,778), SDI (Sig. = 0,187), GDI (Sig. = 0,953), BI-Rate (Sig. = 0,742), dan pertumbuhan produk domestik bruto (Sig. = 0,251) tidak signifikan sehingga H₁, H₂, H₃, H₅, dan H₆ ditolak; likuiditas saham juga tidak signifikan (Sig. = 0,321). Uji F atas blok pengungkapan ESG tidak signifikan (Sig. = 0,460), sedangkan uji F atas blok makroekonomi signifikan (Sig. = 0,050), yang berarti daya penjelas model bersumber dari kondisi makroekonomi. Temuan paling penting adalah runtuhnya koefisien GDI dari 0,364 pada model tanpa variabel makroekonomi menjadi −0,016 setelah ketiga variabel makroekonomi dimasukkan ke dalam model, yang menunjukkan bahwa hubungan positif antara pengungkapan tata kelola dan return saham merupakan hubungan semu akibat bias variabel terabaikan. Uji ketahanan dengan galat baku tahan heteroskedastisitas menunjukkan bahwa signifikansi inflasi tidak bertahan (Sig. = 0,231), sehingga temuan parsial tersebut perlu ditafsirkan secara hati-hati. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada bank besar konstituen SRI-KEHATI, return saham ditentukan oleh siklus makroekonomi dan luas pengungkapan ESG tidak lagi menjadi faktor pembeda.

Item Type: Thesis (Tesis (S2) - )
Uncontrolled Keywords: pengungkapan ESG; Environmental Disclosure Index; Social Disclosure Index; Governance Disclosure Index; return saham; inflasi; suku bunga; pertumbuhan ekonomi; likuiditas saham; Indeks SRI-KEHATI; perbankan.
Subjects: Finance > Bank and Banking
Management > Company Sustainability
Management > Corporate Governance
Finance > Investment > Stock exchanges
Thesis > Thesis (S2)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Magister Management
Depositing User: Alika Safira
Date Deposited: 03 Sep 2026 07:58
Last Modified: 03 Sep 2026 07:58
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14209

Actions (login required)

View Item View Item