ANALISIS KESENJANGAN DAN EVALUASI PENDAMPINGAN PENERAPAN CPERPOB SEBAGAI PERSIAPAN SERTIFIKASI SMKPO PADA DISTRIBUTOR PANGAN

Hidayat, Muhammad Farid (2026) ANALISIS KESENJANGAN DAN EVALUASI PENDAMPINGAN PENERAPAN CPERPOB SEBAGAI PERSIAPAN SERTIFIKASI SMKPO PADA DISTRIBUTOR PANGAN. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
00. Cover.pdf - Accepted Version

Download (713kB)
[thumbnail of BAB I-II] Text (BAB I-II)
01. BAB I-II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (348kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
02. BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (267kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version

Download (264kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
05. LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Industri distributor pangan di Indonesia dituntut memenuhi Cara Peredaran Pangan Olahan yang Baik (CPerPOB) sebagai prasyarat sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan Olahan (SMKPO), namun banyak pelaku usaha masih menghadapi kesenjangan penerapan akibat lemahnya dokumentasi, standarisasi prosedur, dan konsistensi pelaksanaan di tingkat operasional. Kondisi ini berisiko menghambat proses sertifikasi serta menurunkan jaminan mutu dan keamanan produk pangan yang beredar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan penerapan CPerPOB sebelum dan sesudah pendampingan perbaikan pada sarana penyimpanan dan peredaran PT XYZ guna memenuhi persyaratan sertifikasi SMKPO. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan objek PT XYZ sebagai distributor pangan olahan, menerapkan teknik analisis kesenjangan (gap analysis) berbasis checklist BPOM sesuai PerBPOM No. 21 Tahun 2021 yang terdiri atas sembilan aspek penilaian, serta didukung observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara dengan divisi terkait. Hasil gap analysis awal menunjukkan 36 temuan ketidaksesuaian (21 minor, 15 mayor) dengan peringkat C, terkonsentrasi pada aspek bangunan dan fasilitas, penyimpanan produk, rencana keamanan pangan transportasi, serta higiene personel. Setelah dilakukan pendampingan berupa penyusunan dokumen dan prosedur baru, perbaikan fasilitas, penguatan checklist pengawasan, serta penyusunan Manual SMKPO, gap analysis lanjutan terhadap 90 aspek pemeriksaan menunjukkan penurunan temuan menjadi 2 temuan minor tanpa temuan mayor maupun kritis, sehingga peringkat meningkat menjadi A berdasarkan audit yang dilakukan secara internal. Penelitian menyimpulkan bahwa kesenjangan penerapan CPerPOB bersifat dapat dikelola melalui pendampingan terarah dan koordinasi lintas divisi, meski masih terdapat keterbatasan residual terkait monitoring suhu produk beku yang memerlukan tindak lanjut pascasertifikasi.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (S1) - )
Uncontrolled Keywords: CPerPOB, gap analysis, SMKPO, distributor pangan olahan, keamanan pangan.
Subjects: Industrial & Manufacturing Engineering > Quality control (Pengendalian mutu / Quality Control)
Industrial & Manufacturing Engineering > Materials handling (Penanganan material)
Thesis > Thesis (S1)
Divisions: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan
Depositing User: Muhammad Farid Hidayat
Date Deposited: 30 Sep 2026 01:08
Last Modified: 30 Sep 2026 01:08
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/15177

Actions (login required)

View Item View Item