Priharini, Agatha Tri (2026) STRATEGI KOMUNIKASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM MEMBANGUN LEGITIMASI SOSIAL (STUDI PADA PT PERTAMINA HULU INDONESIA). Tesis (S2) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00-COVER_ATP.pdf - Accepted Version Download (748kB) |
|
|
Text (BAB I - BAB III)
01-BAB I - BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (436kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02-BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (577kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03-BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (259kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Download (249kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
05-LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (478kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) dalam membangun legitimasi sosial serta mengidentifikasi pertimbangan yang mendasari penerapan strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan internal pada tingkat Regional dan Zona 8, Zona 9, serta Zona 10, didukung dokumentasi dan expert review. Analisis menggunakan Stakeholder Communication Strategies Morsing dan Schultz (2006) dan perspektif legitimasi Suchman (1995). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi CSR PHI dikelola melalui integrasi strategis pada tingkat Regional dan adaptasi kontekstual pada tingkat Zona. Regional menjaga arah dan substansi komunikasi, sedangkan Zona menyesuaikan pendekatan berdasarkan karakteristik stakeholder dan dinamika wilayah operasi. Implementasinya melibatkan aktor pada tingkat Regional, Zona, dan lapangan melalui kombinasi stakeholder information, stakeholder response, dan stakeholder involvement strategy secara kontekstual. Strategi tersebut diterapkan untuk mengelola kompleksitas kepentingan, ekspektasi, dan dinamika sosial stakeholder sekaligus menjaga keselarasan organisasi dan relevansi komunikasi dengan kondisi lokal. Sintesis lintas-informan menunjukkan bahwa behavioral consistency terbentuk melalui konsistensi substansi pesan, kesinambungan interaksi, serta kesesuaian antara respons, tindak lanjut, dan tindakan implementatif dari waktu ke waktu. Proses tersebut berdasarkan perspektif informan internal berkaitan dengan pemahaman, kepercayaan, penerimaan, dan dukungan stakeholder. Dalam perspektif Suchman, pragmatic legitimacy merupakan karakter legitimasi yang paling jelas teridentifikasi, moral legitimacy didukung oleh praktik yang menunjukkan kesesuaian komunikasi dan tindakan serta proses yang partisipatif dan responsif, sedangkan cognitive legitimacy terindikasi secara lebih terbatas dan kontekstual. Penelitian menyimpulkan bahwa legitimasi sosial dalam konteks PHI berkembang melalui proses relasional yang dipengaruhi oleh kualitas interaksi dan konsistensi antara komunikasi dan tindakan dari waktu ke waktu. Kata kunci: strategi komunikasi CSR, legitimasi sosial, behavioral consistency, stakeholder relations, industri hulu migas
| Item Type: | Thesis (Tesis (S2) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | strategi komunikasi CSR, legitimasi sosial, behavioral consistency, stakeholder relations, industri hulu migas |
| Subjects: | Communication Science Communication Science > Corporate communication (Komunikasi perusahaan) Thesis > Thesis (S2) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Magister Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Agatha Tri Priharini |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 06:06 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 06:06 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14626 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

