Foeh, Fransisca Magdalena (2026) Analisis Implementasi Program P3LP (Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis) Sebagai Intervensi Kesehatan Mental di Tempat Kerja (Studi Pada: PT. Otsuka Indonesia) (STUDI PADA: PT. OTSUKA INDONESIA). Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00. Cover.pdf - Accepted Version Download (278kB) |
|
|
Text (Bab I - 3)
01. BAB I-III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (341kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab IV)
02. BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (345kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab V)
03. BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (10kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. BAB DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Download (150kB) |
|
|
Text (Lampiran)
05. Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (444kB) | Request a copy |
Abstract
Kesehatan mental di tempat kerja merupakan isu mendesak akibat tekanan kerja yang dapat memicu stres, kecemasan, dan gangguan psikologis lainnya. Kementerian Kesehatan RI meluncurkan program P3LP untuk memberikan dukungan awal melalui first aider. PT Otsuka Indonesia mengadopsi program ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan mental karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan program P3LP dan kontribusi First Aider sebagai agent of change dalam mengatasi isu kesehatan mental di kalangan karyawan PT. Otsuka Indonesia. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap First Aider, penerima manfaat dan penanggung jawab program. Hasil penelitian, menunjukan bahwa program P3LP di PT. Otsuka Indonesia berhasil membangun ekosistem kesehatan mental melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan. Pelatihan first aider berfokus pada empati dan komunikasi terapeutik. First aider berperan sebagai agent of change dalam tujuh dimensi kunci, termasuk sebagai consultant, coach, catalyst, driver, communicator, solution provider danmediator. Teknik komunikasi terapeutik yang diterapkan antara lain mendengarkan aktif, penerimaan tanpa menghakimi, dan klarifikasi, terbukti menciptakan ruang aman dan mengurangi stigma. Program ini meningkatkan literasi kesehatan mental, keterbukaan, dan kesejahteraan psikologis karyawan, meskipun tantangan stigma masih menjadi tantangan.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | First aider, agent of change, komunikasi terapuetik |
| Subjects: | Communication Science > Interpersonal Communication Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Fransisca Magdalena Foeh |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 01:31 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 01:31 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/13276 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

