Talitha, Nada Syifa (2026) ANALISIS KEPERCAYAAN GENERASI Z TERHADAP INFORMASI KESEHATAN MENTAL DI TIKTOK DAN KECENDERUNGAN PERILAKU SELF-DIAGNOSIS: STUDI KASUS PADA KONTEN "6 SIGNS OF ANXIETY YOU DIDN’T KNOW YOU HAD" OLEH KREATOR @BB_VI7. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitias Bakrie.
|
Text (COVER)
00.cover.pdf.pdf - Accepted Version Download (820kB) |
|
|
Text (BAB I-III)
01.Bab I-III.PDF.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
02.BAB IV.PDF.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (997kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03.BAB V.PDF.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (307kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04.DAFTAR PUSTAKA.PDF.pdf - Accepted Version Download (342kB) |
|
|
Text (LAMPIRA)
05.Lampiran.pdf.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses terbentuknya kepercayaan Generasi Z terhadap informasi kesehatan mental di TikTok serta keterkaitannya dengan kecenderungan perilaku self-diagnosis pada konten "6 Signs of Anxiety You Didn't Know You Had" oleh kreator @bb_vi7. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga informan Generasi Z, observasi terhadap konten TikTok, dokumentasi, serta triangulasi sumber bersama praktisi kesehatan mental. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, dengan mengacu pada Source Credibility Theory, Elaboration Likelihood Model, dan konsep Trust. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan ketiga informan terbentuk bertahap dan selektif. Trustworthiness menjadi aspek paling menonjol dalam Source Credibility, Expertise memperkuat atau melemahkan penilaian sumber, sedangkan Attractiveness dan Similarity menarik perhatian awal melalui peripheral route sebelum informasi relevan diproses lebih mendalam melalui central route. Kepercayaan berkembang melalui pertimbangan manfaat dan risiko, kedekatan, konsistensi informasi, serta kesesuaian nilai personal. Kepercayaan tersebut tidak serta-merta menghasilkan diagnosis mandiri, karena proses evaluasi, verifikasi, dan kesadaran akan keterbatasan informasi TikTok menjadi mekanisme yang menahan ketiga informan dari penetapan diagnosis mandiri. Dengan demikian, hubungan antara kepercayaan terhadap informasi kesehatan mental di TikTok dan kecenderungan self-diagnosis berlangsung melalui proses evaluasi dan pemaknaan yang berbeda pada setiap individu.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir (S1) - ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Generation Z, TikTok, mental health information, Trust, Source Credibility, self-diagnosis. |
| Subjects: | Communication Science > Digital Communication Communication Science > Interpersonal Communication (Komunikasi antarpribadi) Communication Science > Social media (Media sosial) Thesis > Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Nada Syifa Talitha |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 06:23 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 06:23 |
| URI: | https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/14879 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

