Transparansi dan Legitimasi Politik: Strategi Komunikasi DPRD Kutai Timur dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat

Yusuf, Yusri (2026) Transparansi dan Legitimasi Politik: Strategi Komunikasi DPRD Kutai Timur dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat. Tesis (S2) - thesis, Universitas Bakrie.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Accepted Version

Download (351kB)
[thumbnail of BAB I - BAB III] Text (BAB I - BAB III)
BAB I - BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (530kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV .pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (678kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (248kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (158kB) | Request a copy

Abstract

Komunikasi publik berperan penting dalam membangun transparansi, legitimasi politik, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi komunikasi publik DPRD Kabupaten Kutai Timur dalam mewujudkan transparansi serta memahami persepsi pemangku kepentingan terhadap kualitas dan aksesibilitas informasi. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus intrinsik. Data diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, dan analisis dokumen yang melibatkan unsur DPRD serta pemangku kepentingan eksternal. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta diinterpretasikan melalui perspektif Ruang Publik Jürgen Habermas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi publik DPRD Kutai Timur merupakan proses konstruksi ruang publik yang melibatkan transparansi informasi, komunikasi substantif, diskursus deliberatif, kondisi struktural, legitimasi politik, dan kepercayaan publik. Transparansi merupakan prasyarat awal, tetapi keterbukaan informasi belum secara otomatis membentuk komunikasi deliberatif karena publikasi masih cenderung berorientasi pada aktivitas kelembagaan dibandingkan substansi kebijakan. Perbedaan persepsi pemangku kepentingan dipengaruhi oleh pengalaman komunikasi, ketidakmerataan akses informasi, kondisi geografis, kesenjangan digital, dan kapasitas komunikasi kelembagaan. Dalam perspektif Habermas, ruang publik DPRD Kutai Timur masih berproses menuju ruang yang lebih deliberatif dan inklusif. Penelitian menghasilkan Model Konstruksi Ruang Publik DPRD yang menempatkan komunikasi transparan, substantif, partisipatif, inklusif, dan responsif sebagai proses penting dalam membangun legitimasi politik dan kepercayaan publik

Item Type: Thesis (Tesis (S2) - )
Uncontrolled Keywords: komunikasi publik, ruang publik, transparansi informasi, diskursus deliberatif, legitimasi politik, kepercayaan public.
Subjects: Communication Science > Communication -- Methodology (Metodologi penelitian komunikasi)
Communication Science > Communication in politics (Komunikasi politik)
Communication Science > Public Relations (Hubungan masyarakat / Humas)
Thesis > Thesis (S2)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Program Studi Magister Ilmu Komunikasi
Depositing User: Yusri Yusuf
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:45
Last Modified: 22 Sep 2026 03:45
URI: https://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/15030

Actions (login required)

View Item View Item