Rahmi, Aulia (2026) Pengaruh Gaya Hidup Sehat dan Persepsi Konsumen Gen Z Terhadap Minat Beli Teh Ready to Drink (RTD) di Jabodetabek. Tugas Akhir (S1) - thesis, Universitas Bakrie.
|
Text (Cover)
00. Cover.pdf.pdf - Accepted Version Download (867kB) |
|
|
Text (BAB I-II)
01. BAB I-II.pdf.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (298kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
02. BAB III.pdf.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (302kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (191kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB Daftar Pustaka)
04. BAB Daftar Pustaka.pdf.pdf - Accepted Version Download (183kB) |
|
|
Text
05. Lampiran.pdf.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (563kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan konsumsi minuman ready to drink (RTD) mendorong produsen untuk memperhatikan perubahan preferensi konsumen, termasuk meningkatnya perhatian terhadap aspek kesehatan dan informasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup sehat dan persepsi konsumen terhadap minat beli teh RTD pada Generasi Z di Jabodetabek serta mengetahui variabel yang memiliki pengaruh relatif lebih dominan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner menggunakan skala Likert 1–5. Responden penelitian berjumlah 412 orang Generasi Z berusia 17–29 tahun yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda setelah dilakukan pengujian validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sehat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli teh RTD dengan nilai standardized beta sebesar 0,390 dan nilai signifikansi <0,001. Persepsi konsumen juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai standardized beta sebesar 0,487 dan nilai signifikansi <0,001. Persepsi konsumen memiliki pengaruh relatif lebih besar dibandingkan gaya hidup sehat. Secara simultan, gaya hidup sehat dan persepsi konsumen mampu menjelaskan sekitar 71,4% variasi minat beli teh RTD, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek kesehatan dan persepsi terhadap karakteristik produk, termasuk kandungan gula, informasi nilai gizi, antioksidan, serta label dan informasi kemasan, perlu menjadi pertimbangan dalam pengembangan produk teh RTD yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Actions (login required)
![]() |
View Item |

